News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Virus Corona

UPDATE Kasus Corona Provinsi Babel: 90,54 Persen Pasien Sembuh dari Covid-19

Penulis: Dewi Agustina
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Rangkaian kegiatan rapid test massal di seluruh kapal isap di wilayah Babel yang berlangsung sejak Senin (8/6/2020).

Sejak tanggal 18 Juni 2020, dia menjalani karantina di Isolasi RSUD Marsidi.

Update Kasus Covid-19 di Provinsi Babel 28 Juni 2020 (Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Babel)

Mikron mengatakan pasien status transmisi lokal tersebut terpapar virus corona kemungkinan dari pelanggan yang belanja pakaian dan uang cash.

Jumlah kasus positif terbanyak sebelumnya terkonfirmasi pada Minggu (14/6/2020), tercatat ada penambahan 8 kasus terkonfirmasi.

Mereka di antaranya sejumlah warga negara asing yang bekerja pada kapal isap di wilayah Bangka Belitung.

Baca: Kasus Covid-19 Masih Terus Bertambah, Ini Penyebabnya Menurut Pemerintah

Baca: China Laporkan 12 Kasus Baru Covid-19 di Tengah Lockdown Ketat di Sekitar Beijing

Perjalanan Kasus Covid-19 di Babel

Kasus Covid-19 pertama kali ditemukan di Provinsi Babel pada 30 Maret 2020.

Seorang warga Tanjungpandan Kabupaten Belitung berusia 54 tahun saat itu berstatus Pasien Dalam Pengawasan (PDP).

Pasien kemudian dikarantina di RSUD Dr H Marsidi Judono Belitung sejak 30 Maret 2020.

Kemudian dinyatakan sembuh pada tanggal 1 Mei 2020.

Sementara jumlah pasien meninggal di Provinsi Babel total ada 2 orang selama kurun waktu lebih dari 3 bulan ini sejak pertama kalinya kasus virus corona ditemukan di Provinsi Babel.

Rangkaian kegiatan rapid test massal di seluruh kapal isap di wilayah Babel yang berlangsung sejak Senin (8/6/2020). (Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Babel)

Tercatat, kasus pasien meninggal pertama terjadi pada 27 Maret 2020, seorang warga Toboali, Kabupaten Bangka Selatan.

Semula tidak ada gejala maupun diagnosis Covid-19 dari pasien tersebut.

Hanya saja saat diperiksa ternyata pasien memiliki riwayat perjalanan dari Jakarta pada tanggal 18 Maret 2020.

Belakangan empat hari setelah pasien meninggal, tepatnya tanggal 31 Maret 2020, baru diketahui berdasarkan hasil tes swab ternyata warga Toboali tersebut terkonfirmasi positif Covid-19.

Selama tiga bulan setelah meninggalnya pasien tersebut, tak dilaporkan lagi adanya pasien yang meninggal akibat virus corona.

Baca: Posting Berita Hoaks Covid-19 di Facebook, Nasib Pemuda di Polman Sulbar Berakhir di Kantor Polisi

Baca: Penumpang Rute Jakarta-Sorong Positif Covid-19, Awak Kabin Garuda Jalani Isolasi Mandiri

Halaman
1234
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini