TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Komisi Yudisial (KY) akan segera melakukan penelusuran untuk mengecek adanya dugaan penularan kepada pejabat dan pegawai KY lainnya.
Pasalnya, Sekretaris Jenderal KY, Tubagus Rismunandar Ruhijat, dikabarkan positif terinfeksi Covid-19.
"KY akan melakukan rapid test kepada semua pegawai yang pelaksanaannya pada Senin (13/7/2020) sampai dengan Rabu (15/72020). KY akan terus mengedepankan protokol kesehatan untuk mencegah meluasnya penyebaran Covid-19," kata Wakil Ketua KY, Maradaman Harahap, dalam keterangannya, Kamis (9/7/2020).
Baca: Sekjen Positif Virus Corona, Komisi Yudisial Akan Berlakukan WFH Seminggu Kedepan
Maradaman mengakui kondisi Sekjen KY Tubagus Rismunandar dinyatakan positif Covid-19. Hal ini diketahui setelah menjalani swab test Covid-19.
"Kondisi kesehatan Sekretaris Jenderal KY Tubagus Rismunandar Ruhijat sesuai hasil swab test Covid-19 dinyatakan hasilnya adalah positif," kata Maradaman.
Kendati demikian, Maradaman menyebut sejak hari ini, Kamis (9/7/2020), KY kembali menerapkan mekanisme bekerja dari rumah atau work from home (WFH) untuk seluruh pegawai. Mekanisme ini akan berlangsung hingga Rabu (15/7/2020).
Meskipun demikian, penerapannya tetap mengedepankan kepentingan dan mengoptimalkan pelayanan kepada masyarakat melalui pelayanan online.
"Untuk laporan dugaan pelanggaran KEPPH bisa diakses melalui www.pelaporan.komisiyudisial. go.id. Masyarakat juga dapat mengajukan permohonan informasi publik secara online melalui www.ppid.komisiyudisial.go.id, " ujar Maradaman.