Laporan Wartawan Tribunnews Taufik Ismail
TRIBUNNEWS. COM, JAKARTA -- Presiden Joko Widodo (Jokowi) kembali meninjau proses vaksinasi massal bagi masyarakat pada Kamis, (10/6/2021).
Setelah pada rabu kemarin, meninjau vaksinasi massal bagi Lansia di Depok dan Tangerang, kali ini kepala negara meninjau vaksinasi bagi pelaku transportasi di Terminal Kampung Rambutan, Jakarta Timur.
Dalam kesempatan tersebut Presiden menekankan pentingnya pemberian vaksin kepada pelaku transportasi. Pasalnya kata dia, mereka memiliki mobilitas tinggi.
Baca juga: Jepang Sumbangkan 1,24 Juta Dosis Vaksin AstraZeneca ke Taiwan
"Kenapa kita kita berikan vaksinasi disini (Terminal Kampung Rambutan)? Karena para pelaku disini adalah yang interaksinya sangat tinggi dengan masyarakat dan mobilitas keluar kota juga sangat tinggi. Sehingga kita berikan prioritas," kata Jokowi.
Vaksinasi bagi pelaku transportasi di Terminal Kampung Rambutan diikuti oleh kurang lebih 1000 orang yang terdiri dari supir, kenek bus, hingga pelaku usaha kecil dan mikro.
Dengan vaksinasi diharapkan para pelaku transportasi dan masyarakat lainnya dapat terlindung dari penularan Covid-19.
Baca juga: Penjelasan Satgas Covid-19 Soal Vaksinasi Bagi Masyarakat Umum Secara Nasional
"Kita harapkan dari kurang lebih 1.000 orang, pada hari ini yang divaksinasi, ini akan memberikan perlindungan terhadap penyebaran Covid-19," pungkasnya.
Sebelumnya Jokowi terus mendorong pemberian vaksin Covid-19 secara massal agar vaksinasi per harinya dapat mencapai satu juta dosis.
Hal itu dikatakan Presiden saat melihat proses vaksinasi massal di Rumah Sakit Universitas Indonesia (RS UI), Depok, Jawa Barat, Rabu (9/6/2021).
Jokowi meninjau proses dan tahapan vaksinasi bersama Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin dan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil.
Baca juga: Rapat di DPR, Kepala BRIN Ungkap Perkembangan Vaksin Merah Putih
Jokowi mengatakan vaksinasi massal diberikan kepada 1200 orang yang terdiri dari lansia, pelayan publik, dan tenaga pendidik.
"Pagi hari ini, saya meninjau pelaksanaan vaksinasi massal di rumah sakit universitas Indonesia di kota Depok yang dilakukan pada kurang lebih 1.200 orang para pendidik, lansia, dan juga pelayan publik," kata Jokowi.
Selain itu Kepala Negara juga meninjau vaksinasi Lantatur (layanan tanpa turun) alias drive thru kepada pengendara roda dua dan empat, termasuk pengemudi ojek online.