News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Virus Corona

Menkes Sebut Laju Vaksinasi Covid-19 Turun, Sebabnya Warga Masih Pilih-pilih Vaksin

Penulis: Rina Ayu Panca Rini
Editor: Willem Jonata
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Menteri Kesehatan RI (Menkes) Budi Gunadi Sadikin. (Foto: screenshoot).

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Rina Ayu

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin menyebut, tiga pekan terakhir ini laju vaksinasi Covid-19 turun. Sebabnya, banyak warga yang masih memilih-milih vaksin.

Padahal, sebagai antisipasi gelombang ketiga Covid-19 diharapkan vaksinasi dipercepat dan diperluas.

"Tiga minggu terakhir ini terjadi penurunan laju suntikan yang tadinya konsisten di atas 2 juta sudah ada penurunan ini disebabkan oleh beberapa hal," ujar Menkes dalam keterangan perpanjangan PPKM, Senin (22/11/2021).

Baca juga: Cara Perbaiki Data Sertifikat Vaksin Covid-19 serta Cek Status Vaksin Melalui pedulilindungi.id

Baca juga: Kemenkes Optimis RI Bisa Capai Herd Immunity

Ia mengatakan, banyak warga yang masih ragu akan khasiat dan efektivitas vaksin Covid-19 selain Sinovac.

Sementara, stok vaksin terbanyak saat ini didominasi oleh AstraZeneca, Pfizer, maupun Moderna.

"Salah satunya adalah karena memang Sinovac vaksinnya sudah mulai menurun, diganti oleh AstraZeneca dan Pfizer. Dua vaksin ini sama amannya, efikasinya lebih tinggi, tapi karena baru masyarakat masih ragu untuk menggunakannya," jelas mantan dirut Bank Mandiri ini.

Menkes pun berharap, agar semua masyarakat yang belum divaksin terutama para lansia tetap mau dan nyaman di vaksin apapun vaksinnya.

"Ya AstraZeneca, Pfizer, atau Modena memang ada demam sama seperti kita kecil di vaksin cacar juga ada demam. Tidak usah khawatir vaksin-vaksin ini sudah terbukti aman, tidak usah ragu-ragu untuk segera divaksin, jangan sampai terjadi apa yang di Eropa bisa terjadi di Indonesia," harap Menkes.

Hingga saat ini, Menkes melaporkan sebanyak 225 juta dosis vaksin Covid-19 telah disuntikan.

Dengan rincian, 134,5 jutaorang sudah mendapatkan dosis pertama dan 89,3 juta orang sudah mendapatkan dosis kedua.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda

Berita Populer

Berita Terkini