TRIBUNNEWS.COM DILI -Dewan Keamanan PBB telah memperpanjang mandat misi pemelihara perdamaian PBB di Timor Leste, untuk kali terakhir sebelum tentara dan polisi yang masih ada disana ditarik tahun ini.
Pasukan internasional dikirim ke Timor Leste di tahun 2006 setelah terjadi kerusuhan yang menelan banyak korban jiwa.
Diperpanjangnya misi tersebut menurut ABC News sampai akhir tahun menunjukkan "stabilitas umum" di negara itu.
Presiden Timor Leste Jose Ramos Horta mengatakan di depan Dewan beranggota 15 negara minggu ini bahwa ia ingin misi PBB berakhir tahun ini.
Timor Leste dan PBB sedang merundingkan suatu misi politik baru sebagai penggantinya.
Baca tanpa iklan