Laporan Koresponden Tribunnews.com, Richard Susilo dari Tokyo
TRIBUNNEWS.COM, TOKYO - Seorang penguntit (stalker), Takao Nagai (39) ditemukan tewas Jumat (21/2/2014) silam di sebuah mobil van yang diparkir di daerah terpencil sebuah pegunungan di Kanuma, perfektur Tochigi.
Polisi mengatakan Nagai bunuh diri. Terdapat sebuah pistol di samping jasad pria berusia 39 tahun tersebut. Saat ditemukan, Nagai mengenakan baju hitam putih dan celana pekerja warna biru. Mobil van tersebut disebutkan dikunci dari dalam.
Majalah Shukan Asahi terbitan 3 Maret 2014, melaporkan Nagai menembakkan langsung pistol ke kepalanya. Sopir truk ini sebelumnya pernah ditanyai pihak kepolisian terkait pembunuhan seorang hostes berusia 26 tahun, Chihiro Suzuki.
Chihiro diketahui tewas dibunuh dengan dua luka tembakan di kepala dan tubuhnya saat berada di dalam mobilnya di Kota Tatebayashi, perfektur Gunma, 19 Februari lalu.
Dari hasil penyelidikan polisi Gunma, Nagai bertemu Suzuki tahun lalu. Saat itu Suzuki berprofesi sebagai hostes di sebuah klub di kota Ashikaga, perfektur Tochigi. Suzuki disebutkan memiliki anak berusia 3 tahun. Nagai yang berperawakan tinggi, menurut beberapa saksi juga cukup ganteng sehingga mampu mendekati Suzuki.
"Tetapi Nagai orangnya sangat pencemburu dan sering tak bisa mengontrol diri kalau melihat Suzuki di tempat kerjanya sebagai hostes melayani tamu lain," papar seorang saksi.
Suzuki pun sempat menolak hadiah dari Nagai sehingga sopir truk ini melakukan ancaman kepada sang hostes. Akibat ancaman tersebut Suzuki jadi semakin tidak suka pada Nagai.
Bahkan 1 November tahun lalu Nagai ditangkap polisi perfektur Tochiga atas laporan Suzuki. Menurut wanita itu Nagai telah berbuat kasar terhadapnya saat berada di lapangan parkir sebuah toko serba ada di Kota Sano.
Setelah dibebaskan dengan membayar denda, Nagai ditekankan agar menjauhi sang hostes Suzuki. Desember tahun lalu Suzuki mengganti alamat emailnya. Dia juga pindah rumah ke Gunma.
Tetapi akhirnya Nagai bisa menjejaki Suzuki kembali berkat bantuan seorang Yakuza - mafia Jepang. Tubuh Suzuki ditemukan meninggal di dalam mobil jam 3 pagi tanggal 19 Februari lalu. Pistol untuk membunuh Suzuki belum ditemukan polisi.
Dua hari kemudian Nagai diketahui bunuh diri menggunakan pistol. Disebutkan, pistol yang digunakan untuk membunuh Suzuki dengan pistol yang dipakai bunh diri oleh Nagai adalah dua pistol berbeda.
Meskipun, polisi masih terus menyelidiki kematian Suzuki karena pistol belum ditemukan dan adanya keterlibatan anggota Yakuza dalam kasus penguntit Nagai tersebut. Info Yakuza lengkap dapat dibaca di www.yakuza.in.
Baca tanpa iklan