News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Seorang Guru Sewa Pembunuh Bayaran untuk Membunuh Dirinya, tapi si Pembunuh Malah Jatuh Cinta

Penulis: Tiara Shelavie
Editor: Sri Juliati
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Ilkay Sivasli Seorang Guru Sewa Pembunuh Bayaran untuk Membunuh Dirinya, tapi Si Pembunuh Malah Jatuh Cinta

Selain itu, Ilkay mendiskusikan bagaimana cara ia mati tanpa dilihat teman-temannya.

Dogan akhirnya menemukan cara yaitu dengan mencoba mencekik Ilkay.

Berbicara tentang cara membunuhnya, Dogan berkata:

"Aku mencoba mencekiknya, tapi wajahnya memerah dan ia terengah-engah."

"Melihatnya seperti itu, aku tidak tega dan akhirnya aku pergi."

"Tapi kemudian ia meneleponku. Ia membeli pistol."

"Ia terus menerus bicara soal kematian."

"Ia sangat ingin mati. Saat aku tiba di sana, ia memberiku pistol dan berkata, 'bunuh aku, selesaikan pekerjaanmu.'"

"Dia menyuruhku untuk menembaknya di bagian jantung."

"Aku tidak bisa menahannya lagi."

"Jadi aku merebahkannya di tempat tidur, memberinya bantal dan menembaknya."

Namun, Dogan berkata Ilkay tidak langsung mati saat itu juga.

Ia hanya terluka parah dan sempat sadar selama satu jam sebelum akhirnya pingsan.

Saat itu Dogan memanggil ambulance dan meninggalkan Ilkay di rumahnya.

Ketika Dogan ditangkap, ia mengira Ilkay telah diselamatkan.

Ilkay Sivasli (via Mirror UK)

Dogan tidak menyangka Ilkay tewas.

Jasad Ilkay ditemukan di rumahnya di Istanbul pada 21 April.

Identitas pacar Ilkay tidak diungkapkan.

Rekan kerja dan murid-murid di sekolah di mana ia bekerja 19 tahun terkejut dengan kematian sang guru.

(Tribunnews.com, Tiara Shelavie)

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini