Laporan Koresponden Tribunnews.com, Richard Susilo dari Jepang
TRIBUNNEWS.COM, TOKYO - Dinas Kesehatan Pemda Tokyo mengonfirmasi tiga orang terinfeksi virus corona baru pada tanggal 19 Februari kemarin.
Mereka adalah sepasang suami istri berusia lanjut dan seorang perempuan berusia 70 tahunan.
"Kami belum tahu jalur mereka bisa terinfeksi karena mereka sebenarnya tidak ke luar rumah," ungkap sumber Tribunnews.com dari Dinas Kesehatan Tokyo, Kamis (20/2/2020).
Tiga kasus infeksi baru telah dikonfirmasi di Tokyo yakni pasangan berusia 70-an dan seorang wanita berusia 70-an.
Menurut Pemda Tokyo, ketiganya memiliki gejala seperti batuk dan dirawat di rumah sakit, tetapi mereka tidak sakit parah.
Kedua pasangan berusia 70-an itu pengangguran alias tidak bekerja, dan karena mereka jarang ke luar dari rumah mereka, rute infeksi tidak diketahui.
Seorang wanita berusia 70-an itu adalah istri seorang pria berusia 80-an yang terinfeksi pada tanggal 18 Februari, dan mereka sama sekali tidak tahu rute penularannya.
Baca: Fakta Sebenarnya di Balik Polisi Viral Hadang Pemotor NMax Pakai Jaket Ojol, Ternyata Bukan Nyamar
Baca: Selama Kehamilan Hingga Melahirkan, Pasangan Remaja Ini Tak Pernah Memeriksakan Kandungannya
Jumlah orang yang terinfeksi di Tokyo sekarang 26 orang positif terkena virus corona.
Sementara jumlah pasien yang positif terkena virus corona di kapal pesiar Diamond Princess saat ini sebanyak 621 orang, naik 79 orang dibandingkan kemarin.
Sebanyak 443 orang telah turun dari kapal Diamond Princess kemarin.
Demikian pula hari ini dan besok ratusan penumpang negatif tidak terkena virus akan pulang ke rumah masing-masing.
"Kemungkinan penularan infeksi virus corona diperkirakan dari makanan, jika mereka memesan makanan dari luar. Dan kini menjadi perhatian kami," tambah sumber itu lagi.
Info lengkap dan diskusi Jepang bisa bergabung ke WAG Pecinta Jepang kirimkan email nama lengkap dan alamat serta nomor whatsapp ke: info@jepang.com