News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Virus Corona

WHO Mendesak Semua Negara Lakukan Banyak Tes Covid-19

Penulis: Ika Nur Cahyani
Editor: Tiara Shelavie
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Direktur Jenderal Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) Tedros Adhanom Ghebreyesus menghadiri konferensi pers tentang COVID-19 di kantor pusat WHO di Jenewa, Rabu (11/3/2020). Direktur Jenderal WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus mengumumkan, wabah virus corona dikategorikan sebagai pandemi.

TRIBUNNEWS.COM - Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menilai pandemi Covid-19 ini adalah krisis kesehatan global abad ini.

Oleh karena itu, mereka menganjurkan semua negara untuk menguji atau melakukan tes kepada suspect atau yang dicurigai terpapar corona.

"Kami memiliki pesan sederhana untuk semua negara - tes, tes, tes," kata Direktur Jenderal WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus dilansir Al Jazeera.

Baca: Cara Mencegah Virus Corona dari WHO, Dilengkapi Gejala Umum Covid-19

Baca: Klarifikasi WHO Terkait Mitos Virus Corona: Cuaca Panas Tak Bisa Cegah Penyebarannya

Diketahui sebelumnya, pada Senin (16/3/2020) WHO kembali melakukan konferensi pers terkait wabah Covid-19.

"Semua negara harus bisa menguji semua kasus yang dicurigai."

"Mereka tidak bisa dilawan dengan mata tertutup," lanjut Tedros.

Salah satu negara yang cukup berhasil mengendalikan epidemi dengan cara pengujian adalah Korea Selatan.

Selasa (17/3/2020) ini Korea Selatan melaporkan 84 kasus pandemi Covid-19.

Sudah tiga hari berturut-turut negara gingseng melaporkan kasus di bawah angka 100.

Angka-angka ini tentu jauh di bawah angka tertinggi yakni 909 infeksi yang diumumkan pada 29 Februari silam.

Sementara korban jiwa bertambah dua orang sehingga kini totalnya 81 jiwa, menurut Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Korea (KCDC) dilansir The Star.

Sebanyak 264 pasien dinyatakan sembuh sehingga kini totalnya ada 1.401 pasien pulih.

Presiden Moon Jae-in yakin Korea Selatan bisa mengatasi virus mematikan ini.

Lantaran laju kasus baru terus menurun.

Meskipun begitu, otoritas mencatat ada kasus besar di Seoul.

Halaman
12
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini