Beberapa kritikus yang vokal terhadap kebijakan Duterte telah berakhir di balik jeruji besi, termasuk Senator Leila de Lima, yang menjalani hukuman tiga tahun penjara atas tuduhan narkoba yang ia yakini dibuat-buat untuk membungkamnya.
Pada tahun 2018, Duterte mengecam Rappler sebagai "outlet berita palsu" dan kemudian melarang Ressa dan wartawan Rappler datang di acara kepresidenan.
pkp/rap (dpa, AFP)
Baca tanpa iklan