News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Pemilihan Presiden Amerika Serikat

Analis Sebut Kabinet Pilihan Joe Biden Lebih Prioritaskan Pengalaman

Penulis: Andari Wulan Nugrahani
Editor: Sri Juliati
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Anggota Kabinet Pilihan Joe Biden, Dipenuhi Nama-nama dari Pemerintahan Obama. Analis menyebut kabinet yang tengah dibentuk Presiden terpilih Amerika Serikat (AS) Joe Biden lebih memprioritaskan pengalaman.

Kemudian, John Kerry, pilihan Biden untuk mengisi jabatan baru sebagai utusan iklim presiden, adalah senator lama AS dan calon presiden partainya tahun 2004 sebelum menjabat sebagai Menteri Luar Negeri.

"Tim ini membawa kompetensi dan pengalaman, yang merupakan dua hal terpisah tetapi sangat terhubung," kata pensiunan Laksamana Angkatan Laut James Stavridis, mantan komandan tertinggi NATO Eropa, yang telah bekerja dengan banyak tim baru Biden.

Mereka tahu rekan-rekan mereka di luar negeri dan mereka tahu siapa yang harus dihubungi dan dihubungi, kata Stavridis.

"Ini adalah pendekatan yang sama sekali berbeda dari apa yang kami lihat dengan tim Trump," tambahnya.

Baca juga: Tolak Kebijakan Luar Negeri Trump, Joe Biden: AS Siap Jadi Pemimpin Dunia

Baca juga: Donald Trump Relakan Transisi Presiden Baru, Apa Respons Tim Joe Biden?

Tampilan Situs Transisi Biden-Harris. Analis menyebut kabinet yang tengah dibentuk Presiden terpilih Amerika Serikat (AS) Joe Biden lebih memprioritaskan pengalaman. (https://buildbackbetter.gov/)

Dilakukan secara Tertutup

Proses perekrutan transisi Biden telah dilakukan secara tertutup.

Analis menyebut, langkah ini dilakukan tim Biden karena khawatir akan pandemi yang melonjak.

"Kontras antara pilihan Biden dan pilihan Trump seperti siang dan malam: pilihan Biden mampu, masuk akal dan bermain baik di kotak pasir bersama," kata Steve Rattner, mantan penasihat ekonomi Obama.

"Biden lebih menyukai orang yang telah dikenalnya selama beberapa dekade. Trump memilih Rex Tillerson karena dia pikir dia tampak seperti Menteri Luar Negeri," tambahnya.

(Tribunnews.com/Andari Wulan Nugrahani)

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini