News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Menhan Inggris: Taliban Pegang Kendali, Pasukan Inggris Tidak Akan Kembali Ke Afghanistan

Penulis: Fitri Wulandari
Editor: Johnson Simanjuntak
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

FOTO DOKUMENTASI: Bendera Amerika berkibar pada upacara pembukaan Kedutaan AS di Kabul, ibukota Afghanistan Kabul pada 17 Desember 2001. AS minta jaminan Taliban agar tidak menyerang Kedubesnya.

Perlu diketahui, pernyataan tersebut muncul setelah Juru bicara Taliban Mohammad Naeem mengatakan kepada Al-Jazeera pada hari Minggu kemarin bahwa perang di Afghanistan telah 'berakhir' dan pihaknya akan segera membentuk rezim baru di negara itu.

Ia juga meminta misi diplomatik asing untuk tetap memiliki 'keyakinan penuh' terhadap Taliban, bahwa tidak akan ada bahaya yang mengancam mereka di Afghanistan.

"Karena pasukan Imarah ditugaskan untuk menjaga keamanan di Kabul dan kota-kota lainnya," kata Naeem.

Di sisi lain, Johnson menekankan bahwa jika rakyat Afghanistan 'kembali mengalami kondisi seperti sebelum 2001', itu bukan urusan Inggris.

Hal ini mengacu pada pemerintahan Taliban sebelum invasi yang dipimpin AS masuk ke negara itu pada awal 2000-an lalu.

Militan Taliban menguasai kota Kabul pada 15 Agustus kemarin, tanpa adanya perlawanan.

Sebelumnya, kelompok pemberontak ini telah merebut seluruh ibu kota provinsi di Afghanistan, di tengah proses penarikan pasukan secara bertahap yang dilakukan AS dan NATO.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini