News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Virus Corona

Pernah Jadi Contoh Penanganan Covid-19 yang Baik, Jerman Kini Catat 50.000 Kasus Baru per Hari

Penulis: Tiara Shelavie
Editor: Wahyu Gilang Putranto
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Tanda-tanda bertuliskan 'Kami menolak berjabat tangan' (kiri) dan 'Akses hanya untuk orang yang divaksinasi, pulih, atau memiliki tes negatif' terlihat di konter sebuah restoran di Ludwigsburg, Jerman barat daya, pada 11 November 2021, di tengah lonjakan infeksi selama pandemi virus corona.

Volker Wieland, ketua ekonomi moneter di Institute for Monetary and Financial Stability di Jerman, mengatakan kepada CNBC bahwa ada keengganan di negara itu untuk melakukan lockdown lagi.

"Mengingat vaksinasi yang kami miliki dan aturan yang tersedia dalam hal membuat ekonomi dan industri berfungsi, kami tidak memprediksi konsekuensi yang tajam pada musim dingin ini."

"Sejauh ini pemerintah mengatakan mereka tidak ingin memberlakukan lockdown baru pada sektor jasa," katanya kepada Annette Weisbach dari CNBC di Jerman.

"Jadi pemicu utama perlambatan di sektor jasa adalah jika ada pembatasan ketat pada ritel, di sekolah dan di area lain, misalnya, hotel dan restoran," tambahnya.

Sementara itu, Jerman bukanlah satu-satunya negara di Eropa yang mengalami lonjakan kasus.

Prancis juga mengalami peningkatan serupa, yang sebagian besar disebabkan oleh penyebaran varian delta yang jauh lebih mematikan.

Pada hari Rabu, menteri kesehatan Prancis, Olivier Veran, mengatakan negara itu berada di awal gelombang kelima pandemi.

Inggris, sebaliknya, yang telah melihat kasus meningkat pesat sejak akhir musim panas, sekarang mulai melihat jumlahnya turun.

Namun, hampir 40.000 kasus harian baru tercatat pada hari Rabu.

(Tribunnews.com, Tiara Shelavie)

Berita lain terkait Virus Corona

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini