Badai itu bergerak dari Arkansas dan Missouri dan ke Tennessee dan Kentucky.
Gedung Putih mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa Presiden Joe Biden telah diberitahu tentang bencana itu dan akan menerima pengarahan lebih lanjut.
"Presiden telah mengarahkan agar sumber daya Federal segera digelontorkan ke lokasi-lokasi di mana ada kebutuhan terbesar untuk meringankan penderitaan akibat konsekuensi yang menghancurkan dari badai ini," kata Gedung Putih.
Sayangnya, tanggapan darurat terhambat akibat pemadaman listrik yang meluas.
Ratusan ribu warga tidak mendapat aliran listrik di beberapa negara bagian pada hari Sabtu.
Sementara itu, sedikitnya 100 kendaraan darurat turun ke gudang Amazon dekat Edwardsville, Illinois, sekitar 25 mil sebelah timur St. Louis, di mana tembok yang panjangnya sekitar lapangan sepak bola runtuh, begitu pula atap di atasnya.
Belum diketahui berapa banyak orang yang terluka, tetapi satu orang diterbangkan dengan helikopter ke rumah sakit.
Kepala Polisi Edwardsville, Mike Fillback mengatakan beberapa orang yang berada di gedung itu dibawa dengan bus ke kantor polisi di dekat Pantai Pontoon untuk dievaluasi.
Hingga Sabtu pagi, kru penyelamat masih memilah-milah puing-puing untuk menentukan apakah ada orang yang terperangkap di dalam.
Fillback mengatakan prosesnya akan berlangsung selama beberapa jam.
Crane dibawa untuk membantu memindahkan puing-puing.
Fillback mengkonfirmasi pada konferensi pers Sabtu pagi bahwa ada lebih dari satu kematian, setidaknya dua di fasilitas Amazon.
Ia mengatakan pihak berwenang masih bekerja untuk memastikan berapa banyak orang yang berada di fasilitas itu ketika rusak.
Namun ia yakin jumlahnya sekitar 50.
(Tribunnews.com, Tiara Shelavie)
Baca tanpa iklan