Sementara itu Menteri Dalam Negeri Turki Suleyman Soylu menegaskan bahwa prioritas saat ini adalah penyelamatan korban yang terjebak di reruntuhan dan bantuan darurat bagi masyarakat terdampak.
Korban Jiwa Diperkirakan Mencapai 10.000 Orang
Gempa bumi dahsyat yang melanda Turki dan Suriah pada Senin (6/2/2023) waktu setempat diperkirakan menewaskan 10.000 orang.
Survei United States Geological Survey/USGS atau Badan Geologi Amerika SerikatĀ memperkirakan jumlah korban tewas 10.000 sebab hingga kini masih banyak warga yang terjebak di reruntuhan bangunan yang ambruk akibat gempa.
Total kematian di Turki dan Suriah hingga sore ini mencapai 9.638 orang.
Otoritas manajemen bencana Turki telah menaikkan jumlah korban tewas resmi dari gempa Turki menjadi 7.108 orang.
Sementara itu, jumlah kematian di Suriah mencapai 2.530 pada hari Rabu (8/2/2023) sore.
Jumlah korban terluka di Turki lebih dari 38.224 orang.
Sementara itu, di Suriah tercatat korban terluka lebih dari 4.049 orang.
Jumlah korban diperkirakan akan meningkat secara signifikan dengan ratusan masih terkubur di bawah reruntuhan, dikutip dari The Guardian.
Evakuasi di tengah cuaca dingin
Operasi berlangsung di tengah cuaca buruk, dengan suhu di Gaziantep, dekat pusat gempa di Turki selatan, turun ke level terendah 20-an dalam semalam.
Di Turki, puluhan jenazah, beberapa ditutupi selimut dan seprai dan lainnya di dalam kantong jenazah, dijejerkan di luar rumah sakit di provinsi Hatay, dikutip dari Washington Post.
Jumlah kematian diperkirakan akan terus meningkat karena proses penyelamatan lebih lanjut dan penggalian reruntuhan masih dilakukan.