News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Konflik Rusia Vs Ukraina

Ukraina Minta PBB Cegah Rusia yang akan Sebar Senjata Nuklir di Belarus

Penulis: Yunita Rahmayanti
Editor: Whiesa Daniswara
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Pertemuan Presiden Rusia Vladimir Putin dan Presiden Belarus Alexander Grigoryevich Lukashenko di St. Petersburg, Rusia, pada 30 Desember 2021.

Sebagai informasi, NATO menempatkan sekitar 100 hulu ledak nuklir AS di lima negara NATO, dikutip dari laman NTI.

Enam fasilitas senjata nuklir AS di lima negara NATO yaitu Belgia, Jerman, Italia, Belanda, dan Turki.

Bom gravitasi B61-3 dan -4 adalah yang dikerahkan di Eropa.

Pada tahun 1971, hulu ledak nuklir AS di Eropa mencapai puncaknya sekitar 7.300. 

Sejak itu, lebih dari 7.000 hulu ledak telah disingkirkan.

Tentara dari Grup Pertempuran NATO eFP Polandia yang terdiri dari tentara AS, Rumania, Kroasia, dan Polandia pada 20 Maret 2023. Grup Pertempuran memamerkan kerja sama multinasional & berkontribusi untuk menjaga keamanan sayap timur NATO. (U.S Mission to NATO)

Baca juga: Presiden Rusia Vladimir Putin Umumkan Kesepakatan untuk Menempatkan Senjata Nuklir di Belarus

NATO Waspada

Keputusan Vladimir Putin ini adalah pertama kalinya sejak pertengahan 90-an Rusia menempatkan senjata seperti itu di luar wilayahnya sendiri.

NATO mengkritik Rusia karena retorika nuklirnya yang berbahaya dan tidak bertanggung jawab, sehari setelah Presiden Rusia Vladimir Putin mengatakan Rusia akan menempatkan senjata nuklir taktis di Belarusia.

"NATO waspada, dan kami memantau situasi dengan cermat. Kami belum melihat adanya perubahan dalam postur nuklir Rusia yang akan mengarahkan kami untuk menyesuaikan milik kami sendiri," kata juru bicara NATO, pada Minggu (26/3/2023).

Para ahli mengatakan langkah Rusia itu penting karena sampai sekarang, tidak seperti Amerika Serikat, Rusia tidak menyebarkan senjata nuklir di luar perbatasannya.

(Tribunnews.com/Yunita Rahmayanti)

Berita lain terkait Konflik Rusia VS Ukraina

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini