News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Wanita Thailand Diamputasi di Bandara setelah Kakinya Tersangkut di Travelator

Penulis: Yunita Rahmayanti
Editor: Nuryanti
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Pemandangan terminal kedatangan yang kosong di Bandara Internasional Don Mueang di Bangkok pada 22 Maret 2020. Seorang wanita Thailand terpaksa diamputasi di bandara karena kaki kirinya tersangkut di travelator.

TRIBUNNEWS.COM - Seorang wanita Thailand terpaksa harus kehilangan kaki kirinya karena tersangkut di travelator Bandara Don Mueang, Bangkok, Thailand, Kamis (29/6/2023).

Tim medis terpaksa mengamputasi kaki kiri wanita berusia 57 tahun itu, mulai dari bagian atas lutut ke bawah.

Wanita itu awalnya sedang melakukan perjalanan dari Bangkok ke Nakhon Si Thammarat di Thailand selatan.

Direktur Bandara Don Mueang, Karant Thanakuljeerapat, mengatakan rekaman CCTV menunjukkan wanita itu jatuh di atas travelator di Terminal 2 sekitar pukul 8.30 pagi waktu setempat.

Kaki kirinya kemudian masuk ke mesin yang bergerak di travelator.

Sebuah koper tergeletak di dekatnya kehilangan dua roda, seperti diberitakan CNA.

Baca juga: Bandara Jepang Semakin Perketat Keamanan Bagi Penumpang Yang Mau Naik Pesawat

Beberapa pelat seperti sisir kuning terlihat putus dari tempat biasanya menutupi tepi sabuk travelator paling akhir.

Direktur Bandara Don Mueang mengatakan, akan bertanggung jawab penuh atas biaya medis wanita tersebut dan akan terbuka untuk negosiasi mengenai kompensasi lainnya.

Tim medis di rumah sakit tempat dia awalnya dikirim memberi tahu pihak bandara, mereka tidak dapat memasang kembali kakinya.

Namun, wanita itu meminta dipindahkan ke rumah sakit lain untuk menilai kemungkinannya.

Ilustrasi Bandara (TRIBUNNEWS/DANY PERMANA)

Baca juga: Terungkap Staf Bandara di Texas yang Tewas Tersedot Mesin Pesawat Rupanya Akhiri Hidup

"Atas nama Bandara Internasional Don Mueang, saya ingin menyampaikan belasungkawa terdalam atas kecelakaan itu," ujarnya saat konferensi pers, Kamis (29/6/2023), dikutip dari SCMP.

"Saya ingin menegaskan bahwa kami akan memastikan bahwa kecelakaan seperti itu tidak akan terjadi lagi," tambahnya.

"Penumpang tersebut dipindahkan ke rumah sakit untuk perawatan medis," katanya.

Pengoperasian travelator untuk sementara dihentikan untuk memungkinkan para insinyur melakukan penyelidikan dan pemeriksaan keselamatan.

Halaman
12
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda

Berita Populer

Berita Terkini