Percepatan produksi untuk memastikan amunisi dan persenjataan juga tersedia buat memasok Israel.
Pada hari Senin, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu memperingatkan bahwa negaranya siap menghadapi “perang panjang” dan akan berjuang sampai Hamas benar-benar dikalahkan.
Dia menambahkan bahwa Israel bersedia membalas kelompok militan Lebanon Hizbullah jika mereka mencoba ikut campur dalam konflik tersebut.
(oln/*/RT/NYT)
Baca tanpa iklan