Suku bunga saat ini berada pada titik tertinggi sejak perang tahun 2006 dengan Lebanon.
Menurut laporan Bloomberg, syikal adalah salah satu mata uang dengan kinerja terburuk di dunia bulan ini meskipun ada paket tindakan darurat senilai 45 miliar dolar AS.
Dua hari setelah dimulainya perang saat ini, pada 9 Oktober, Bank Israel menjual cadangan devisa sebesar 30 miliar dola AS dalam upaya untuk mencegah mata uang tersebut jatuh lebih jauh di bawah dolar.
Meningkatnya kemerosotan ekonomi ini merupakan pukulan tambahan terhadap perekonomian Israel yang sudah mengalami kemunduran karena situasi global bahkan sebelum perang melawan Hamas pecah.
(oln/tc/blmbrg/*)
Baca tanpa iklan