Amerika Serikat (AS) berada di posisi kedua dengan setidaknya 491 dari 1.113 tentara bayarannya tewas, mengutip Al Mayadeen.
Ditambahkannya, para pejuang bayaran tersebut berasal dari negara-negara anggota NATO, yakni Rumania dan Inggris.
Sedangkan Prancis menjadi sumber militan paling sedikit, karena 147 warga negara Prancis telah tewas dari 356 orang yang dikerahkan.
Secara total, Kementerian mengungkapkan bahwa 13.000 orang asing telah berperang untuk Kiev dan sekitar 6.000 orang telah tewas.
(Tribunnews.com/Garudea Prabawati)
Baca tanpa iklan