News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Konflik Palestina Vs Israel

Hamas Berikan Paper Bag kepada 3 Sandera Israel yang Dibebaskan, Apa Isinya?

Penulis: Tiara Shelavie
Editor: Wahyu Gilang Putranto
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Sandera Israel diberikan goodie bag oleh Hamas

Sebagian besar dari mereka ditahan di penjara-penjara Israel tanpa diadili atau bahkan tanpa dakwaan.

Berapa banyak tahanan yang akan dibebaskan?

Mengutip Al Jazeera, tahap pertama gencatan senjata antara Israel dan Hamas akan berlangsung selama 42 hari.

Selama periode ini, 33 tawanan Israel akan dibebaskan, termasuk warga sipil dan tentara perempuan serta anak-anak dan warga lanjut usia.

Sebagai gantinya, sebanyak 1.900 tahanan Palestina akan dibebaskan.

Pada hari pertama pertukaran, tiga tawanan Israel telah dibebaskan dari Gaza.

Sebelum pembebasan mereka, sekitar 100 tawanan diyakini masih berada di Gaza.

Masih belum jelas berapa banyak dari mereka yang masih hidup.

Tawanan yang tersisa, selain 33 orang yang dijadwalkan dibebaskan pada tahap pertama, dilaporkan adalah tentara laki-laki yang akan dibebaskan dengan imbalan sejumlah tahanan Palestina yang jumlahnya belum disebutkan.

Berapa banyak warga Palestina yang berada di penjara Israel?

Sebelum pembebasan 90 tahanan pada Senin (20/1/2025), terdapat sekitar 10.400 warga Palestina di penjara Israel.

Jumlah ini tidak termasuk mereka yang ditahan di Gaza selama 15 bulan terakhir akibat perang, menurut Komisi Urusan Tahanan dan Mantan Tahanan Palestina dan Masyarakat Tahanan Palestina.

Baca juga: Utusan Trump Usul 2 Juta Warga Gaza Dievakuasi ke RI: Lebih Baik Warga Israel Direlokasi ke Amerika

“Jika mereka melakukan hal yang sangat kecil untuk menantang status quo, mereka akan menghadapi hukuman penjara,” kata Nida Ibrahim dari Al Jazeera.

Ibrahim juga menyebutkan bahwa banyak anak telah dipenjara oleh Israel atas tuduhan melempar batu ke pasukan Israel.

“Daftar tahanan yang telah dibebaskan, sebagian besar menjalani penahanan administratif, yaitu taktik yang digunakan oleh Israel untuk menahan orang tanpa batas waktu dan tanpa tuduhan,” tambah Ibrahim.

(Tribunnews.com/Tiara Shelavie)

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini