News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Konflik Rusia Vs Ukraina

Perang Rusia-Ukraina Hari ke-1.214, Putin: Rusia dan Ukraina adalah Satu Bangsa yang Harus Bersatu

Penulis: Yunita Rahmayanti
Editor: Garudea Prabawati
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

PUTIN HADIRI RAPAT - Foto diambil dari Kantor Presiden Rusia, Sabtu (21/6/2025), memperlihatkan Presiden Rusia Vladimir Putin hadir dalam sidang pleno Forum Ekonomi Internasional St. Petersburg pada Jumat (20/6/2025).

TRIBUNNEWS.COM - Berikut perkembangan terkini perang Rusia dan Ukraina hari ke-1.214 pada Sabtu (21/6/2025).

Rusia menyerang infrastruktur energi di wilayah Poltava pada Jumat (20/6/2025) malam.

Benturan langsung dan puing-puing yang jatuh terekam di fasilitas infrastruktur energi dan area terbuka di distrik Kremenchuk pada malam hari.

Satu orang mengalami luka sedang, menurut laporan Volodymyr Kohut, penjabat kepala Poltava OVA, melaporkan di saluran Telegramnya pada Sabtu pagi, seperti diberitakan Suspilne.

Putin: Ukraina dan Rusia adalah Satu Bangsa

Presiden Rusia Vladimir Putin mengatakan ia yakin Ukraina dan Rusia adalah bangsa yang sama.

Ia juga memperingatkan bahwa pasukan Rusia yang maju dapat merebut kota Sumy di Ukraina utara sebagai bagian dari upaya untuk membentuk zona penyangga di sepanjang perbatasan.

Sebelumnya, Putin mengatakan kepada forum ekonomi utama Rusia di St Petersburg bahwa ia menganggap orang Rusia dan Ukraina sebagai satu bangsa dan mengatakan, "Dalam pengertian itu seluruh Ukraina adalah milik kita". 

Ukraina Kecam Pernyataan Putin

Menteri luar negeri Ukraina, Andrii Sybiha, mengecam pernyataan presiden Rusia pada hari Jumat sebagai bukti "penghinaan" Rusia terhadap upaya perdamaian AS.

Ia mengatakan Rusia bertekad untuk merebut lebih banyak wilayah dan membunuh lebih banyak warga Ukraina.  

Baca juga: Perang Rusia-Ukraina Hari ke-1.213, Menlu Ukraina: Perang Israel-Iran Ungkap Kemunafikan Putin

Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy telah berulang kali menolak anggapan bahwa orang Rusia dan Ukraina adalah satu bangsa. 

Zelensky mengatakan para komandan telah membahas tindakan Rusia di wilayah Sumy dan "kami menahan mereka dan melenyapkan para pembunuh ini".

Putin Menuntut "Sikap Netral" Ukraina

Vladimir Putin mengklaim bahwa ia tidak mempertanyakan kemerdekaan Ukraina atau perjuangan rakyatnya untuk kedaulatan.

Ia mengingatkan bahwa ketika Ukraina mendeklarasikan kemerdekaan saat Uni Soviet runtuh pada tahun 1991, negara itu juga menyatakan kenetralannya. 

Ia mengatakan Rusia ingin Ukraina menerima kenyataan di lapangan – di mana Rusia sekarang menguasai sekitar seperlima wilayah Ukraina – jika ingin ada peluang perdamaian. 

Zelensky: Rusia secara Terbuka Ingin Melanjutkan Perang

Setelah Putin menyatakan pernyataannya pada hari Jumat, Zelensky mengatakan hal itu menunjukkan bahwa Rusia secara terbuka dan sangat sinis bahwa mereka 'tidak ingin' menyetujui gencatan senjata. 

Halaman
123
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini