Pulau Kharg memainkan peran strategis di Teluk sejak era Kekaisaran Persia, lebih dari 2.000 tahun lalu, ketika mata air alami menjadikannya pelabuhan dagang penting.
Pulau ini pernah berada di bawah kekuasaan Portugis dan Belanda pada abad ke-16 dan ke-17, serta menjadi lokasi penjara dengan pengamanan maksimum pada awal 1900-an.
Pada 1950-an, di masa pemerintahan Shah Mohammad Reza Pahlavi, pembangunan pusat penyimpanan dan distribusi hidrokarbon dimulai—fasilitas yang kemudian tumbuh menjadi titik ekspor utama Iran.
Pulau seluas 24 km persegi ini memegang peran sentral dalam ekspor minyak Iran sejak 1960-an, ketika infrastrukturnya dibangun dengan partisipasi perusahaan minyak AS, Amoco.
Hingga Revolusi Islam 1979, sebagian infrastruktur di pulau itu dimiliki oleh perusahaan-perusahaan Amerika yang beroperasi di sana.
Reportase tambahan oleh BBC Mundo
Baca tanpa iklan