News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Konflik Palestina Vs Israel

Menantu Trump, Jared Kushner Bandingkan Gaza dengan Ledakan Nuklir tapi Bantah Terjadi Genosida

Penulis: Andari Wulan Nugrahani
Editor: Bobby Wiratama
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

JARED KUSHNER DAN TRUMO. Foto ini diambil dari Instagram milik Jared Kushner @jaredckushner pada Senin (10/2/2025). Pernyataan Utusan Amerika Serikat untuk Timur Tengah, sekaligus penasihat senior Presiden Donald Trump, Jared Kushner menuai kontroversi.

TRIBUNNEWS.COM – Pernyataan Utusan Amerika Serikat untuk Timur Tengah, sekaligus penasihat senior Presiden Donald Trump, Jared Kushner menuai kontroversi.

Menantu Trump tersebut membandingkan kehancuran di Gaza dengan lokasi ledakan nuklir, tetapi enggan menyebutnya sebagai genosida.

Al Mayadeen melaporkan, ucapan Kushner lantas memicu perdebatan.

Dalam wawancara bersama Steve Witkoff di program "60 Minutes" CBS, Kushner menggambarkan kondisi Gaza yang porak-poranda akibat serangan Israel.

“Rasanya hampir seperti bom nuklir yang diledakkan di daerah itu,” ujarnya, dikutip dari CBS News.

Kushner mengatakan ia menyaksikan warga Palestina kembali ke reruntuhan rumah mereka dan mendirikan tenda di lahan hancur.

“Mereka benar-benar tidak punya tempat lain untuk pergi,” katanya.

Akan tetapi, ketika ditanya apakah situasi itu termasuk genosida, ia menolak tegas, “Tidak, tidak.”

Witkoff, yang juga menjabat sebagai utusan khusus AS untuk Timur Tengah, mendukung pernyataan tersebut.

Dirinya menambahkan, “Sama sekali tidak… Ada perang yang sedang terjadi.”

Isu Konflik Kepentingan

Baca juga: 42 Orang Tewas di Gaza, Israel-Hamas Saling Tuduh Langgar Gencatan Senjata

CBS News juga menyoroti potensi konflik kepentingan karena hubungan bisnis Kushner dan Witkoff dengan negara-negara Teluk, termasuk Qatar.

Kushner menepis tudingan itu.

Menantu Trump tersebut mengatakan bahwa jaringan global mereka justru membantu proses diplomasi.

“Kalau bukan karena hubungan yang kami miliki, kesepakatan pembebasan sandera tidak akan terjadi,” ujarnya.

Witkoff menambahkan bahwa serangan Israel terhadap Qatar bulan lalu sempat “menghancurkan kepercayaan” dan membuat negosiasi semakin sulit

Halaman
12
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini