Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky mengatakan Rusia hampir secara otomatis menjadi kurang tertarik pada diplomasi.
Ia berpendapat bahwa jika Ukraina memiliki senjata jarak jauh yang besar, maka semakin besar keinginan Rusia untuk mengakhiri perang.
"Semakin besar kemampuan jarak jauh Ukraina, semakin besar pula keinginan Rusia untuk mengakhiri perang … Begitu isu (kemampuan) jarak jauh menjadi sedikit lebih jauh bagi kami – bagi Ukraina – Rusia hampir secara otomatis menjadi kurang tertarik pada diplomasi," katanya, menurut laporan The Guardian.
Zelensky sebelumnya gagal meyakinkan Trump untuk mengirim rudal Tomahawk AS ke Ukraina.
-
Eropa Berencana Ajukan Proposal untuk Rusia dan Ukraina
Para diplomat Eropa mengatakan negara-negara sedang bekerja sama dengan Ukraina untuk mengajukan proposal baru gencatan senjata di sepanjang garis pertempuran.
Salah satu diplomat mengatakan proposal itu mencakup referensi ke dewan perdamaian yang akan diketuai oleh Trump, sementara yang lain mengatakan proposal tersebut akan dimodelkan berdasarkan rencana 20 poin AS untuk gencatan senjata Israel dan Hamas di Jalur Gaza.
Zelensky dikabarkan akan bertemu dengan sekitar 35 sekutu Ukraina di London pada Jumat (24/10/2025) untuk memberikan dukungan jangka panjang.
-
Rudal Storm Shadow Hantam Pabrik Kimia Rusia
Militer Ukraina mengatakan rudal Storm Shadow menghantam pabrik kimia di Bryansk, Rusia, yang memproduksi mesiu, bahan peledak, dan bahan bakar roket, pada Selasa malam.
"Serangan gabungan rudal dan udara besar-besaran telah dilakukan, termasuk rudal Storm Shadow yang diluncurkan dari udara yang menembus sistem pertahanan udara Rusia," kata Staf Umum Angkatan Bersenjata Ukraina.
Gubernur wilayah Bryansk, Alexander Bogomaz mengatakan Ukraina menyerang wilayah tersebut dengan drone dan rudal, kabar yang juga dikonfirmasi oleh Kementerian Pertahanan Rusia.
-
Rusia Balas Serangan ke Kyiv
Pada Selasa malam, Rusia meluncurkan rudal ke Kyiv, yang memicu kebakaran dan memecahkan jendela di beberapa distrik.
Wali Kota Vitali Klitschko mengatakan layanan darurat dikerahkan ke beberapa lokasi di mana puing-puing dari senjata udara yang hancur jatuh.
Daerah lain yang terkena dampak termasuk Zaporizhzhia, Dnipro, dan kota Izmail, sebuah pelabuhan di Sungai Donau.
(Tribunnews.com/Yunita Rahmayanti)
Baca tanpa iklan