TRIBUNNEWS.COM, TIONGKOK - Kisah cinta tak biasa antara pria China dan perempuan Amerika Serikat ini viral di media sosial Tiongkok.
Wu Yanju (44), pria asal desa kecil di Provinsi Henan, China tengah telah menikah selama 20 tahun dengan istrinya, Amy Thames, seorang perempuan asal AS bergelar doktor (PhD).
Keduanya pertama kali bertemu di sebuah panti pijat di Xinjiang pada 2004.
Wu tumbuh dalam kemiskinan.
Ia bahkan tidur sekamar dengan ternak keluarganya dan harus berhenti sekolah pada usia 15 tahun karena tidak mampu membayar biaya pendidikan.
Setelah bekerja di tambang, ia mengalami cedera mata serius dan akhirnya beralih profesi menjadi tukang pijat di Xinjiang.
Baca juga: Tempat Gym di Tiongkok Janjikan Porsche bagi yang Turun 50 Kg dalam 3 Bulan, Dokter Beri Peringatan
Pertemuan tak terduga terjadi saat Amy, guru taman kanak-kanak asal AS, datang ke panti pijat tempat Wu bekerja.
Setelah pertemuan kedua ketika Amy datang meminta bantuan karena diikuti pria asing, Wu berusaha melindunginya meski tak bisa berbahasa Inggris.
Beda Latar Belakang
Ia menggunakan kamus elektronik untuk berkomunikasi, dan dari situlah hubungan mereka tumbuh.
Meski terhalang bahasa dan budaya, keduanya menikah pada Maret 2005.
Amy yang juga berasal dari keluarga sederhana di AS, mengaku memahami perjuangan hidup suaminya.
Tantangan terbesar justru datang dari hal kecil—seperti beradaptasi dengan toilet jongkok di pedesaan China.
Kini, pasangan ini hidup bahagia di Shanghai.
Wu mengelola lembaga kesehatan, sementara Amy menjadi guru di sekolah internasional dan telah menyelesaikan studi magister serta doktor di bidang pendidikan.
Baca tanpa iklan