News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Konflik Rusia Vs Ukraina

Perang Rusia-Ukraina Hari ke-1.370: Eropa Modifikasi Rencana Perdamaian AS untuk Ukraina

Penulis: Andari Wulan Nugrahani
Editor: Endra Kurniawan
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

ZELENSKY CURIGAI RUSIA - Foto ini diambil dari laman Kepresidenan Ukraina pada Minggu (1/6/2025), memperlihatkan Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky setelah berbicara dengan Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan pada Jumat (30/5/2025). Eropa ajukan versi modifikasi rencana perdamaian AS, tolak batas militer 600.000 dan konsesi wilayah, usulkan 800.000 tentara Ukraina.

TRIBUNNEWS.COM - Perang Rusia–Ukraina telah memasuki hari ke-1.370, pada Senin (24/11/2025).

Konflik berkepanjangan ini bermula dari ketegangan yang tersisa setelah Uni Soviet runtuh pada 1991. Sejak Ukraina memproklamasikan kemerdekaannya, hubungan dengan Rusia tidak pernah benar-benar harmonis dan terus dihiasi perebutan pengaruh serta kecurigaan politik.

Puncak ketegangan terjadi pada 2014, saat Revolusi Euromaidan menjatuhkan pemerintah Ukraina yang pro-Moskow. Tak lama setelah itu, Rusia menguasai Krimea dan mendukung kelompok separatis di wilayah timur Donbas.

Situasi akhirnya meledak menjadi perang terbuka pada Februari 2022 ketika Rusia memulai invasi skala penuh ke Ukraina.

Perang Rusia-Ukraina masih berlangsung tanpa kepastian kapan akan berakhir.

Informasi terbaru menyebut Eropa mengajukan versi modifikasi rencana perdamaian AS untuk Ukraina, terang dokumen yang dilihat Reuters pada Minggu (23/11/2025).

Konflik yang dulu dipandang sebagai perebutan wilayah kini berkembang menjadi ajang tarik-menarik kepentingan geopolitik, persaingan narasi global, dan pertaruhan masa depan keamanan internasional.

Para pengamat menilai akar persoalannya sangat kompleks, sehingga jalan menuju perdamaian masih tampak panjang dan berliku.

Berikut rangkuman perkembangan terbaru perang Rusia–Ukraina pada hari ke-1.370:

Serangan Drone Rusia Hantam Kharkiv

Serangan pesawat nirawak Rusia menghantam kota besar Ukraina, Kharkiv, pada hari Minggu (23/11/2025).

Baca juga: NATO Tersentak, Belanda Kirim Tentara ke Polandia: Amankan Bantuan Militer Buat Ukraina Lawan Rusia

Serangan itu menewaskan empat orang dan melukai 17 lainnya, The Guardian melaporkan.

Wali kota Kharkiv, Igor Terekhov, menyampaikan informasi tersebut melalui pesan Telegram.

Serangan berlangsung ketika para pejabat AS, Ukraina, dan Eropa berada di Jenewa untuk membahas proposal perdamaian bagi perang yang hampir berlangsung empat tahun.

Kepala administrasi militer regional Kharkiv, Oleg Synegubov menggambarkan serangan itu sebagai "besar-besaran".

Layanan darurat melaporkan serangan pesawat nirawak menghantam dua distrik kota.

Halaman
12
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini