Video menunjukkan tim penyelamat memeriksa sejumlah apartemen dalam kegelapan.
Cahaya oranye dari api masih terlihat dari beberapa jendela, meski sebagian besar kompleks kini hanya menyisakan reruntuhan menghitam.
Petugas pemadam kebakaran telah berupaya mengendalikan api sejak Rabu sore.
Api diyakini bermula dari perancah bambu dan jaring konstruksi, kemudian menyebar ke tujuh dari delapan bangunan kompleks.
Chan mengatakan api menyebar sangat cepat ke seluruh menara, dan petugas darurat kesulitan mengakses lokasi.
“Puing-puing dan perancah berjatuhan dari lantai atas,” ujarnya kepada wartawan.
“Ada juga faktor lain seperti suhu yang sangat tinggi, kondisi gelap serta akses kendaraan darurat yang terhalang oleh perancah dan puing jatuh, sehingga membuat kami sangat sulit mencapai gedung.”
Lebih dari 70 orang terluka, termasuk 11 petugas pemadam kebakaran, kata Dinas Pemadam Kebakaran.
Sekitar 900 orang dievakuasi ke tempat penampungan sementara pada malam hari.
Paus Leo XIV mengirimkan telegram kepada uskup Hong Kong pada hari Kamis, menyampaikan duka cita atas tragedi tersebut dan mendoakan para korban luka, keluarga mereka, serta petugas tanggap darurat.
Warga bernama Lawrence Lee masih menunggu kabar mengenai istrinya, yang ia yakini terjebak di apartemen mereka.
Baca juga: PBB Desak Investigasi Serangan Israel di Lebanon yang Tewaskan 13 Warga Sipil
“Ketika kebakaran terjadi, saya menyuruhnya melalui telepon untuk melarikan diri. Namun setelah ia keluar dari apartemen, koridor dan tangga dipenuhi asap dan gelap total, jadi ia tidak punya pilihan selain kembali lagi,” ujarnya, sembari menunggu di tempat penampungan sepanjang malam.
Winter dan Sandy Chung, penghuni salah satu menara, mengatakan mereka melihat percikan api berjatuhan saat dievakuasi pada Rabu sore.
Meski selamat, mereka khawatir terhadap kondisi rumah mereka. “Saya tidak bisa tidur sepanjang malam,” kata Winter Chung, 75 tahun, kepada The Associated Press.
2. Pasukan Israel membunuh dua warga Palestina di Tepi Barat yang tampaknya sudah menyerah
Pasukan keamanan Israel menembak dua pria Palestina pada hari Kamis (27/11/2025).
Baca tanpa iklan