"Unit-unit yang berdekatan dari Pasukan Pertahanan Ukraina bergabung dalam operasi untuk menghancurkan pipa tersebut. Di arah tersebut, musuh menggunakan taktik serangan oleh kelompok-kelompok infanteri kecil," menurut laporan Yuriy Fedorenko, kepala unit tersebut.
Menurut laporan itu, dari April hingga Desember, di Kupyansk dan di sekitarnya, pasukan Resimen Achilles ke-429 menewaskan 1.877 pasukan Rusia dengan perkiraan 998 tewas, 879 terluka.
-
Belarusia Bebaskan 114 Tawanan setelah AS Cabut Sanksi
Belarusia memulangkan 114 warga sipil yang telah dihukum dan dipenjara oleh pihak berwenang.
Markas Koordinasi untuk Penanganan Tawanan Perang mengatakan orang-orang itu ditahan di penjara-penjara di Belarusia.
Pembebasan mereka terjadi berkat kesepakatan sebelumnya dan negosiasi produktif dengan pihak Belarusia, serta atas permintaan dan bantuan dari mitra AS dan kerja sama Markas Besar Koordinasi.
-
Republik Ceko Tak Ikut Danai Ukraina
Perdana Menteri Republik Ceko Andrej Babis mengatakan negaranya tidak akan ikut serta dalam dukungan keuangan apa pun kepada Ukraina.
Ia menambahkan negara-negara Eropa harus menemukan cara lain untuk terus mendanai Ukraina.
“Saya setuju dengannya. Komisi Eropa harus menemukan cara lain untuk membiayai Ukraina,” kata Babis, Sabtu (13/12/2025) tentang percakapannya dengan Perdana Menteri Belgia Bart De Wever.
Perdana menteri tersebut memprioritaskan masalah domestik daripada luar negaranya.
Andrej Babis mengunggah video di Facebook-nya dan mengatakan ia berbicara dengan Perdana Menteri Belgia Bart De Wever untuk mendanai Ukraina melalui "pinjaman reparasi" yang diambil dari aset Rusia yang dibekukan negara-negara Eropa.
Blok Eropa masih berdebat mengenai rencana penggunaan aset Rusia yang disita, dan Belgia enggan menyetujuinya karena negaranya yang sebagian besar menyimpan aset Rusia itu menganggap rencana tersebut seperti mencuri uang Rusia.
Sebelumnya, ia berulang kali mengkritik pendahulunya, Petr Fiala, yang mengirim bantuan besar-besaran ke Ukraina, dikutip dari Russia Today.
(Tribunnews.com/Yunita Rahmayanti)
Baca tanpa iklan