Rusia meluncurkan serangan ke Ukraina pada 24 Februari 2022, memulai invasi skala besar terhadap negara tetangganya tersebut.
Presiden Rusia Vladimir Putin dalam pidato awal invasinya menyebut serangan itu bertujuan melindungi warga di Donbas, mencegah ancaman militer dari Ukraina, "denazifikasi dan demiliterisasi" Ukraina, serta menolak perluasan NATO ke kawasan Eropa timur.
Sementara itu Ukraina menolak segala dalih Rusia dalam invasinya yang masih berlangsung.
Dengan dukungan dari AS dan negara-negara Eropa, Ukraina berupaya mempertahankan kedaulatannya dari serangan Rusia.
Berbagai upaya perdamaian belum membuahkan hasil, dan kini AS serta Eropa berupaya menengahi diskusi 20 poin perdamaian yang dinegosiasikan dengan Rusia.
(Tribunnews.com/Yunita Rahmayanti)
Baca tanpa iklan