News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Amerika Versus Venezuela

Kanada Ketakutan, Giliran Negara Berikutnya yang Dicaplok Trump

Editor: Choirul Arifin
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

WAS-WAS DICAPLOK AS - Pemukiman warga yang tenang di Dusun Pond Inlet di Pulau Baffin, Nunavut, Kanada. Penangkapan Presiden Venezuela Nicolas Maduro oleh militer AS dan ambisi Presiden Donald Trump merebut Greenland dari tangan Denmark membuat rakyat Kanada was-was negaranya ikut dicaplok dan dijadikan negara bagian AS ke-51.

"Konsensus secara keseluruhan adalah bahwa kehadiran Kanada di Arktik tidak mencukupi. Infrastruktur yang ada terbatas dan tidak cukup untuk mendukung operasi berkelanjutan, dan kesadaran wilayah terbatas," kata Gricius.

"Kanada harus memperbarui Sistem Peringatan Utara untuk memperhitungkan berbagai jenis ancaman, seperti rudal hipersonik dan radar jarak jauh yang telah lama dijanjikan dalam modernisasi NORAD. Kanada juga harus membangun pelabuhan air dalam dan akses jalan sepanjang tahun," lanjut Gricius.

Gabriella Gricius menegaskan, tindakan militer sepihak apa pun dari pemerintahan Trump akan sangat mengganggu stabilitas keamanan Kanada.

Peneliti Mathieu Landriault di Universitas Ottawa, Kanada, mempelajari media dan opini publik tentang keamanan dan kedaulatan Arktik.

Ia mengatakan bahwa menurut jajak pendapat, warga Kanada bagian Utara mengharapkan Pemerintah Kanada untuk bertindak jika Greenland dianeksasi secara paksa.

"Sangat sedikit (hanya 7 persen) yang menginginkan Kanada untuk tetap bersikap tenang, dengan setengahnya mendukung tindakan diplomatik, sementara setengah lainnya mendukung pendekatan yang lebih tegas (menjatuhkan sanksi kepada AS atau mendukung Greenland secara militer)," sebutnya.

"Dukungan militer untuk Greenland sangat tinggi bagi responden di Nunavut, karena kedekatan geografis dengan Greenland dan kesamaan budaya," jelasnya.

Namun Landriault mengatakan bahwa warga bagian Utara tidak lebih khawatir tentang kedaulatan Kanada daripada warga bagian Selatan.

"Sekitar 80 persen responden dalam kedua kasus tersebut berpikir bahwa kedaulatan Arktik Kanada harus digunakan, jika tidak, kita berisiko kehilangannya: dengan kata lain, hak historis dan hukum saja tidak cukup, kita harus hadir."

Ia mengatakan ada keinginan yang lebih besar untuk meningkatkan pengeluaran militer di Arktik, baik dari warga bagian Utara maupun Selatan di Kanada.

"Saya pikir Pemerintah Kanada akan memperkuat kehadiran militernya di Arktik Kanada, baik karena pertimbangan operasional dan keamanan, tetapi juga karena mereka tahu hal itu tidak menimbulkan biaya politik yang besar karena sebagian besar warga Kanada mendukung gagasan ini."

Bagaimana situasi dengan Greenland memengaruhi kepentingan kebijakan keamanan Kanada di Arktik?

"Saya pikir kepentingan keamanan Arktik Kanada sangat terpengaruh: kita belum pernah mengalami situasi seperti ini begitu dekat dengan perbatasan kita, ancaman intervensi militer," kata Landriault.

Dia menegaskan, jika Greenland menjadi bagian Amerika, Arktik Kanada tiba-tiba akan memiliki kehadiran Amerika baik di sebelah Barat (Alaska) dari Jalur Barat Laut maupun di sebelah Timur (Greenland).

"Dengan AS yang baru, agresif, dan ekspansionis, ini dapat menjadi beban atau memfasilitasi kemungkinan Operasi Kebebasan Navigasi melalui Jalur Barat Laut," sebutnya.

Halaman
123
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini