News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Amerika Versus Venezuela

Kanada Ketakutan, Giliran Negara Berikutnya yang Dicaplok Trump

Editor: Choirul Arifin
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

WAS-WAS DICAPLOK AS - Pemukiman warga yang tenang di Dusun Pond Inlet di Pulau Baffin, Nunavut, Kanada. Penangkapan Presiden Venezuela Nicolas Maduro oleh militer AS dan ambisi Presiden Donald Trump merebut Greenland dari tangan Denmark membuat rakyat Kanada was-was negaranya ikut dicaplok dan dijadikan negara bagian AS ke-51.

Strategi Arktik Kanada

Kanada mempresentasikan kebijakan luar negeri Arktiknya, yang juga disebut sebagai strategi diplomatik, pada Desember 2024.

Kebijakan tersebut sangat berfokus pada keamanan dan mencakup empat langkah utama untuk menegaskan kedaulatan di Arktik: menjembatani kesenjangan intelijen, memperkuat keamanan penelitian, memperkuat arsitektur keamanan regional, dan mengelola perbatasan Arktik melalui pendekatan berbasis aturan. Kebijakan ini juga menyoroti Greenland sebagai mitra kunci.

Rusia dianggap sebagai ancaman paling signifikan, tetapi ambisi ekspansionis AS kini telah menambah faktor lain pada lanskap geopolitik Arktik.

Apakah kebijakan luar negeri Arktik Kanada masih memadai?

"Sebagian besar kritik seputar strategi Arktik Kanada sudah ada sebelum situasi dengan Greenland muncul, yaitu bahwa langkah-langkah yang diuraikan dalam dokumen Kebijakan Luar Negeri Arktik terlalu sedikit dan terlambat," kata Gricius.

"Bukannya strategi yang perlu diperbarui, tetapi lebih kepada percepatan perubahan untuk memastikan bahwa perubahan yang dijanjikan benar-benar akan terjadi."

Landriault juga menyoroti pentingnya tindakan terkait kebijakan luar negeri Arktik Kanada.

"Tindakan dan investasi lebih penting daripada kata-kata. Saya pikir peninjauan Perjanjian Amerika Serikat-Meksiko-Kanada (USMCA) akan memberi tahu pemerintah Kanada jenis hubungan seperti apa yang dapat kita bayangkan dalam jangka menengah dengan AS," pungkasnya.

Sumber: Japan Times/HighNorth News

 

 

 

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini