TRIBUNNEWS.COM - Ketegangan di Timur Tengah kian meningkat setelah Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyatakan tengah mempertimbangkan opsi militer terhadap Iran.
"Kami mempertimbangkannya dengan sangat serius. Militer juga sedang mempertimbangkannya. Kami sedang meninjau beberapa opsi yang sangat kuat. Kami akan membuat keputusan," kata Trump kepada wartawan di pesawat kepresidenan Air Force One pada Minggu (11/1/2026),
Ancaman tersebut muncul di tengah gejolak demonstrasi besar di Iran yang dilaporkan menelan ratusan korban jiwa.
Pemerintah Teheran pun merespons dengan peringatan keras, menyatakan siap melakukan serangan balasan jika terjadi intervensi militer.
“Jika terjadi serangan militer oleh Amerika Serikat, maka wilayah pendudukan serta pusat-pusat militer dan pelayaran Amerika Serikat akan menjadi target sah kami,” ujar Ketua Parlemen Iran, Mohammad Baqer Qalibaf, dalam pidato resmi di parlemen.
Sikap tersebut sekaligus menegaskan bahwa Iran memandang eskalasi ini sebagai ancaman langsung terhadap kedaulatan negaranya.
Namun, pernyataan keras tersebut juga memicu kekhawatiran global akan potensi meluasnya perang di kawasan Timur Tengah, sekaligus memunculkan pertanyaan besar mengenai seberapa kuat kemampuan militer masing-masing pihak jika konflik terbuka benar-benar terjadi.
Berikut gambaran kekuatan masing-masing berdasarkan data Global Firepower Index dan laporan militer internasional:
1. Peringkat Kekuatan Militer Global
Amerika Serikat masih menempati posisi sebagai militer terkuat di dunia.
Berdasarkan Global Firepower Index, AS berada di peringkat pertama dari lebih 145 negara, unggul dalam hampir seluruh aspek militer konvensional.
Peringkat teratas ini didasarkan pada keunggulan AS di hampir seluruh aspek militer konvensional, mulai dari besarnya anggaran pertahanan, jumlah dan kualitas alutsista, kekuatan udara dan laut, hingga kemampuan logistik serta jangkauan operasi global.
Dominasi tersebut memungkinkan militer AS melakukan proyeksi kekuatan tidak hanya di kawasan regional, tetapi juga di berbagai belahan dunia secara simultan.
Baca juga: Pembakaran Masjid di Iran Dibesar-besarkan Media Barat, Eks Dubes RI: Ada Keterlibatan AS
Sementara itu, Iran berada di peringkat 14 dunia, menjadikannya salah satu kekuatan militer terbesar di Timur Tengah, meskipun masih terpaut jauh dari dominasi militer Washington secara keseluruhan.
Dengan perbedaan peringkat tersebut, Global Firepower Index menilai bahwa meskipun Iran memiliki kekuatan yang solid di tingkat regional, dominasi militer global masih berada di tangan Amerika Serikat, terutama dalam skenario perang konvensional berskala besar.
2. Jumlah Personel Militer
Dari sisi sumber daya manusia, Amerika Serikat memiliki keunggulan signifikan.
Baca tanpa iklan