News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Konflik Palestina Vs Israel

Trump Jual Kursi Dewan Perdamaian Gaza, Dibanderol 1 Miliar Dolar AS

Penulis: Namira Yunia Lestanti
Editor: Garudea Prabawati
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

TRUMP DESAK NATO - Foto ini diambil dari https://www.whitehouse.gov/ pada Minggu (14/9/2025) menunjukkan Presiden Donald Trump menyampaikan pidato di KTT AI Gedung Putih di Auditorium Andrew W. Mellon di Washington, DC. Trump patok kursi Dewan Perdamaian Gaza seharga 1 miliar dolar AS. Skema ini picu kontroversi karena dikhawatirkan akan didominasi negara kaya

TRIBUNNEWS.COM - Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengusulkan skema iuran bernilai sangat besar bagi negara-negara yang ingin tetap menjadi anggota tetap dalam Dewan Perdamaian Gaza.

Informasi ini pertama kali dilaporkan oleh Bloomberg, yang mengutip draf piagam internal Dewan Perdamaian Gaza.

Dalam usulan tersebut, setiap negara diminta membayar hingga 1 miliar dolar AS atau setara sekitar Rp16,9 triliun sebagai syarat keanggotaan jangka panjang.

Bertujuan untuk memastikan bahwa hanya negara-negara yang memiliki komitmen finansial besar yang terlibat langsung dalam pengambilan keputusan terkait masa depan Gaza.

Trump menilai bahwa rekonstruksi Jalur Gaza membutuhkan dana sangat besar dan berkelanjutan, tidak hanya untuk membangun kembali infrastruktur yang hancur akibat konflik, tetapi juga untuk membiayai sistem keamanan, pemerintahan transisi, serta program stabilisasi jangka panjang.

Dengan mewajibkan kontribusi hingga 1 miliar dolar, pemerintah AS berupaya menjamin ketersediaan dana sejak awal tanpa sepenuhnya bergantung pada mekanisme bantuan internasional yang selama ini dinilai lamban dan sarat kepentingan politik.

Trump Tawarkan Imbalan Menarik

Sebagai imbalannya, negara-negara yang membayar iuran tersebut ditawari posisi strategis dalam struktur Dewan Perdamaian Gaza.

Keanggotaan jangka panjang memberi hak bagi negara tersebut untuk terlibat langsung dalam perumusan kebijakan utama, mulai dari arah rekonstruksi ekonomi, desain tata kelola pemerintahan Gaza, hingga keputusan keamanan terkait perlucutan senjata Hamas.

Baca juga: Dewan Perdamaian Gaza Resmi Dibentuk Trump, Bakal jadi Tandingan PBB?

Dengan kata lain, kontribusi finansial besar ditukar dengan pengaruh politik yang signifikan.

Selain akses terhadap pengambilan keputusan, Trump juga menawarkan stabilitas keanggotaan.

Negara yang membayar lebih dari 1 miliar dolar tidak terikat pada batasan masa jabatan tiga tahun sebagaimana anggota biasa.

Status ini memungkinkan negara tersebut mempertahankan kursi mereka dalam jangka waktu lebih lama, bahkan secara permanen, selama memenuhi ketentuan piagam.

Hal tersebut memberikan kepastian politik dan diplomatik yang jarang diperoleh dalam forum internasional konvensional.

Dengan menetapkan harga kursi yang sangat tinggi, Trump sekaligus mengirimkan sinyal bahwa Dewan Perdamaian Gaza bukan sekadar forum simbolis, melainkan pusat kekuasaan baru dalam pengelolaan konflik dan perdamaian di Timur Tengah.

Bagi negara yang bergabung, iuran 1 miliar dolar tidak hanya dipandang sebagai kontribusi dana, tetapi sebagai tiket masuk untuk ikut menentukan arah politik, keamanan, dan ekonomi Gaza dalam jangka panjang.

Rencana Trump Tuai Kontroversi

Halaman
12
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini