TRIBUNNEWS.COM - Rangkaian peristiwa internasional menjadi sorotan dalam 24 jam terakhir.
WHO mengonfirmasi enam kasus hantavirus terkait kapal pesiar MV Hondius dengan tiga korban meninggal dunia.
Penumpang kapal yang berasal dari sedikitnya 13 negara kini dipantau untuk mencegah penyebaran virus lebih lanjut.
Sementara itu, jet tempur siluman F-35 Lightning II milik AS mengirimkan sinyal darurat "7700" saat melintas di atas Laut Oman dekat Selat Hormuz pada Minggu, 10 Mei 2026.
Berikut berita populer internasional selengkapnya.
1. 13 Negara yang Terdampak Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Indonesia Termasuk?
Enam dari delapan kasus dugaan hantavirus yang terkait dengan kapal pesiar MV Hondius kini telah dikonfirmasi, kata Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) dalam konferensi pers, Minggu (10/5/2026).
Direktur Jenderal WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus mengatakan ancaman kesehatan masyarakat yang lebih luas akibat wabah tersebut masih tergolong rendah.
Ia menambahkan WHO juga menerima laporan adanya pasien lain dan kemungkinan jumlah kasus akan bertambah mengingat masa inkubasi virus tersebut.
Situasi ini terjadi ketika para penumpang turun dari kapal yang terjangkit virus untuk kembali ke negara asal masing-masing, di mana banyak dari mereka diminta menjalani isolasi.
Negara-negara di seluruh dunia kini berupaya mencegah penyebaran virus lebih lanjut dengan melacak penumpang yang telah turun dari kapal sebelum virus terdeteksi, serta siapa pun yang melakukan kontak erat dengan mereka setelah itu.
Sejauh ini, tiga orang meninggal dunia di MV Hondius, yakni pasangan asal Belanda dan seorang warga negara Jerman.
WHO menyebut delapan orang, termasuk seorang warga negara Swiss, diduga tertular virus tersebut. Hantavirus biasanya menyebar melalui hewan pengerat, tetapi dalam kasus yang jarang terjadi dapat menular antarmanusia.
Enam dari delapan kasus tersebut telah dikonfirmasi sebagai hantavirus pada Jumat (8/5/2026).
Orang-orang yang kemungkinan terpapar virus kini tersebar di berbagai negara, setelah penumpang dari sedikitnya 12 negara turun di St Helena, Samudra Atlantik Selatan, saat kapal singgah pada 24 April 2026.
Baca tanpa iklan