News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Konflik Rusia Vs Ukraina

Rusia Siap Produksi 1.000 Drone per Hari, Ukraina: Kremlin Tak Mau Damai

Penulis: Yunita Rahmayanti
Editor: Facundo Chrysnha Pradipha
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

PUTIN BERSERAGAM MILITER - Foto diambil dari laman Kantor Presiden Rusia pada Rabu (17/9/2025), memperlihatkan Presiden Rusia Vladimir Putin berseragam militer di dalam kendaraan komando dan kendali komandan batalyon dalam kunjungannya ke wilayah Nizhny Novgorod dalam gabungan militer Rusia-Belarusia Latihan Zapad 2025 pada Selasa, 16 September 2025. Pada 18 Januari 2026, Ukraina mengatakan Kremlin tidak berminat untuk perundingan damai karena Rusia berencana untuk memproduksi 1.000 drone per hari.

Perdana Menteri Spanyol Pedro Sánchez mengatakan invasi AS ke Greenland akan membuat Presiden Rusia Vladimir Putin menjadi orang paling bahagia di dunia.

Dalam sebuah wawancara surat kabar, Pedro Sánchez mengatakan tindakan militer apa pun oleh AS terhadap wilayah Arktik Denmark akan merusak NATO dan melegitimasi invasi Rusia ke Ukraina.

“Jika kita fokus pada Greenland, saya harus mengatakan bahwa invasi AS ke wilayah itu akan membuat Vladimir Putin menjadi orang paling bahagia di dunia. Mengapa? Karena itu akan melegitimasi upayanya untuk menginvasi Ukraina,” kata Sánchez kepada surat kabar La Vanguardia yang diterbitkan pada hari Minggu.

“Jika Amerika Serikat menggunakan kekuatan, itu akan menjadi pertanda buruk bagi NATO. Putin akan dua kali lebih bahagia," tambahnya.

  • Pembicaraan Ukraina-AS akan Dilanjutkan di Swiss

Negosiator utama Ukraina, Rustem Umerov mengatakan pembicaraan dengan pejabat AS tentang mengakhiri perang dengan Rusia akan berlanjut pada pembukaan Forum Ekonomi Dunia pekan ini di resor Swiss, Davos. 

Ia mengatakan pembicaraan selama dua hari di Florida dengan tim AS termasuk utusan Donald Trump, Steve Witkoff, dan menantunya, Jared Kushner, telah berfokus pada jaminan keamanan dan rencana pemulihan pascaperang untuk Ukraina.

(Tribunnews.com/Yunita Rahmayanti)

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini