News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Iran Vs Amerika Memanas

AS dan Iran Saling Ancam soal Selat Hormuz, Pakar: Berbahaya bagi Dunia

Penulis: Muhamad Deni Setiawan
Editor: Endra Kurniawan
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Mengutip PressTV, Islamic Revolutionary Guard Corps (IRGC) juga mengeluarkan peringatan keras kepada Amerika Serikat, menegaskan bahwa setiap ancaman terhadap Iran akan dibalas secara proporsional dan bersifat pencegahan.

Dalam pernyataan pada Senin (23/3/2026), IRGC menanggapi klaim terbaru Donald Trump yang menuduh bahwa mereka bermaksud menargetkan pabrik desalinasi regional dan mengganggu layanan bagi penduduk setempat.

“Pertama, tentara Amerika yang agresif dan tidak manusiawi-lah yang memulai perang ini dengan membunuh anak-anak, termasuk 180 siswa sekolah dasar, serta menargetkan lima lokasi infrastruktur air, termasuk pabrik desalinasi di Pulau Qeshm,” bunyi pernyataan tersebut.

Pernyataan itu merujuk pada serangan terhadap sebuah sekolah di kota Minab, Iran selatan, pada 28 Februari, saat AS dan Israel memulai serangan terbaru terhadap Iran, serta serangan lanjutan di wilayah selatan Iran selama konflik tersebut.

“IRGC tidak melakukan tindakan seperti itu,” tambahnya.

Pernyataan itu juga menyebutkan sejumlah serangan lain yang diklaim dilakukan pihak lawan, yang disebut tidak dibalas oleh IRGC.

“Anda menyerang rumah sakit kami. Kami tidak membalas. Anda menyerang pusat bantuan kami. Kami tidak membalas. Anda menyerang sekolah kami. Kami tidak membalas.”

Pernyataan itu kemudian menanggapi ancaman Trump untuk menargetkan fasilitas listrik Iran, serta menjanjikan pembalasan setimpal.

Baca juga: Israel Gunakan Amunisi Lama dalam Serangan ke Iran, Diduga untuk Tekan Biaya

“Namun, jika Anda menyerang rantai pasokan listrik kami, kami akan menyerang rantai pasokan listrik Anda.”

IRGC juga menyatakan bahwa pembalasan Iran akan menargetkan pembangkit listrik yang melayani pangkalan AS, serta lokasi ekonomi, industri, dan energi yang terkait dengan kepentingan Amerika.

Pernyataan tersebut diakhiri dengan penegasan kemampuan militer Iran.

“Kami bertekad untuk menanggapi setiap ancaman secara setara untuk menciptakan efek jera yang seimbang, dan kami akan melaksanakannya.”

“Amerika Serikat tidak mengetahui kemampuan kami; mereka akan menyaksikannya di medan perang.”

Sejauh ini, IRGC mengklaim telah menyerang sejumlah target strategis Amerika dan Israel di kawasan sebagai bagian dari Operasi True Promise 4.

(Tribunnews.com/Deni)

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini