News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Tentara Bela Diri Jepang Terobos Kedubes China di Tokyo, Beijing Mengecam

Editor: Eko Sutriyanto
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

PROTES CHINA - Seorang letnan dua bernama Kodai Murata dari Pasukan Bela Diri Darat Jepang ditangkap usai diduga memasuki Kedutaan Besar China di Tokyo secara ilegal, Selasa (24/3/2026). Pemerintah China mengecam keras insiden ini. Juru bicara Kementerian Luar Negeri China, Lin Jian, menyebut tindakan tersebut “sangat jahat” dan menimbulkan ancaman serius terhadap keselamatan diplomat

TRIBUNNEWS.COM, TOKYO -  Seorang letnan dua berusia 23 tahun dari Pasukan Bela Diri Darat Jepang ditangkap usai diduga memasuki Kedutaan Besar China di Tokyo secara ilegal, Selasa (24/3/2026).

Pelaku diketahui bernama Kodai Murata, anggota Kamp Ebino GSDF di Prefektur Miyazaki.

Ia sempat diamankan oleh staf kedutaan sebelum akhirnya diserahkan kepada pihak kepolisian.

Departemen Kepolisian Metropolitan menyatakan, Murata diduga membawa pisau yang ditemukan di sekitar lokasi kejadian.

Meski demikian, tidak ada korban luka dalam insiden tersebut.

Menurut keterangan kepolisian, Murata mengaku ingin menyampaikan pendapatnya kepada duta besar China.

Baca juga: Jepang Siapkan Sanksi bagi Pembeli Prostitusi, Denda 20 Ribu Yen Diusulkan

Ia bahkan menyatakan akan melakukan aksi bunuh diri untuk “mengejutkan” jika pendapatnya tidak diterima.

Tersangka diduga memasuki area kedutaan sekitar pukul 09.00 pagi dengan cara memanjat tembok.

Pihak kepolisian menerima laporan dari kedutaan sekitar tengah hari.

Pemerintah China mengecam keras insiden ini.

Juru bicara Kementerian Luar Negeri China, Lin Jian, menyebut tindakan tersebut “sangat jahat” dan menimbulkan ancaman serius terhadap keselamatan diplomat.

China juga mendesak pemerintah Jepang untuk melakukan penyelidikan menyeluruh serta menjatuhkan hukuman kepada pelaku.

Kedutaan turut meminta peningkatan pengamanan untuk melindungi staf dan fasilitas diplomatik.

Saat ini, polisi Jepang telah memberikan pengamanan 24 jam di kompleks kedutaan.

Sementara itu, Pasukan Bela Diri Darat Jepang menyatakan penangkapan anggotanya sebagai hal yang sangat disayangkan.

Halaman
12
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini