News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Iran Vs Amerika Memanas

Militer Iran Klaim Serangan Rudal terhadap Kapal Induk USS Abraham Lincoln

Penulis: Tiara Shelavie
Editor: Wahyu Gilang Putranto
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger


TRIBUNNEWS.COM - Angkatan bersenjata Iran mengklaim telah menargetkan kapal induk AS, USS Abraham Lincoln dengan rudal jelajah Qader, menurut laporan media pemerintah, Rabu (25/3/2026).

Press TV merilis sebuah video yang mengklaim bahwa militer Iran menembakkan rudal ke arah USS Abraham Lincoln, membuat kapal induk itu mengubah posisinya.

Namun, hingga kini belum ada konfirmasi dari pihak AS.

Sebuah video yang dibagikan kantor berita Fars menunjukkan proyektil diluncurkan ke langit, disertai suara ledakan di latar belakang.

Media tersebut mengklaim video itu memperlihatkan peluncuran rudal yang menargetkan kapal induk AS, tetapi rekaman tersebut belum dapat diverifikasi secara independen.

Sebelum klaim serangan ini, Laksamana Muda Shahram Irani sebelumnya juga menyatakan bahwa kapal induk AS tersebut terus dipantau.

Ia menegaskan bahwa kapal itu akan menjadi target jika memasuki jangkauan sistem rudal Iran.

Pernyataan tersebut disiarkan oleh media pemerintah Iran.

KAPAL INDUK AS - Kapal induk Angkatan Laut AS USS Abraham Lincoln (CVN-72) sedang berjalan di Samudra Atlantik selama latihan transit selat pada 30 Januari 2019. (US Navy)

Bukan Pertama Kali

Mengutip The Economic Times, ini bukan pertama kalinya Iran mengklaim telah menyerang kapal induk Amerika Serikat.

Pada 1 Maret 2026, Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) menyatakan telah menyerang USS Abraham Lincoln menggunakan empat rudal balistik.

IRGC mengklaim rudal-rudal tersebut berhasil mengenai kapal induk tersebut.

Baca juga: Iran: Kapal Induk AS Abraham Lincoln Kabur Setelah Dihantam Drone, Hendak Dekati Selat Hormuz

Namun, klaim itu juga tidak dikonfirmasi oleh pihak Amerika Serikat.

Klaim-klaim ini muncul di tengah konflik yang masih berlangsung di kawasan Timur Tengah.

Amerika Serikat dan Israel melancarkan serangan udara terhadap Iran sejak 28 Februari lalu.

Laporan menyebutkan lebih dari 1.340 orang tewas, termasuk Pemimpin Tertinggi Iran, Ali Khamenei.

Halaman
123
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini