Kecelakaan serupa sebelumnya juga pernah terjadi dan menewaskan sedikitnya 25 orang akibat bus terbakar, 24 Oktober 2025.
Insiden itu terjadi di dekat distrik Kurnool, Andhra Pradesh, saat bus yang membawa 44 penumpang melaju dari Hyderabad menuju Bengaluru pada dini hari.
Menurut polisi, kebakaran dipicu sepeda motor yang menabrak bagian belakang bus dan terseret, hingga menimbulkan percikan api yang menyambar tangki bahan bakar.
Api dengan cepat membesar dan melalap bus dalam hitungan menit, menjebak penumpang yang sebagian besar sedang tertidur.
Beberapa penumpang berhasil menyelamatkan diri dengan memecahkan jendela, namun banyak korban tewas karena terjebak di dalam bus.
Pengemudi sempat berupaya memadamkan api, tetapi kobaran terlalu besar untuk dikendalikan. Pengendara motor yang belum teridentifikasi juga dilaporkan tewas.
Baca juga: Kasus Bus Terbakar Kembali Terjadi di Thailand, Kali Ini 50 WNI jadi Korbannya
Selain itu, pada 14 Oktober 2025, sebanyak 20 orang tewas dalam kebakaran bus di Rajasthan, India barat. Bus yang mengangkut lebih dari 50 penumpang tersebut tengah dalam perjalanan dari Jaisalmer menuju Jodhpur.
Menurut pejabat kepolisian Rajesh Meena, 19 penumpang tewas di dalam bus, sementara satu korban meninggal saat dilarikan ke rumah sakit.
Insiden terjadi tak lama setelah bus berangkat sekitar pukul 15.00 waktu setempat.
Bus sempat berhenti setelah asap terlihat dari bagian belakang, namun dalam hitungan detik api langsung melalap seluruh kendaraan. Kebakaran diduga dipicu korsleting listrik, meski penyebab pastinya masih diselidiki.
Sedikitnya 15 penumpang, termasuk dua anak-anak, mengalami luka bakar serius, dengan beberapa korban menderita luka hingga 70 persen. Perdana Menteri India Narendra Modi menyampaikan belasungkawa dan mengumumkan santunan bagi korban.
Data menunjukkan keselamatan jalan di India masih menjadi perhatian serius, dengan ratusan ribu kecelakaan dan korban jiwa terjadi setiap tahun. (India Today)
Baca tanpa iklan