TRIBUNNEWS.COM, MALAYSIA - Tak hanya Indonesia, pemerintah Malaysia juga menerapkan pengaturan kerja dari rumah (WFH) untuk pegawai negeri sipil (PNS) dan perusahaan swasta.
Kebijakan ini akan mulai 15 April 2026 mendatang di Malaysia.
Dalam pidatonya, Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim mengatakan tujuan WFH PNS untuk menghemat bahan bakar dan memastikan pasokan energi yang berkelanjutan di negara itu.
“Detail lebih lanjut akan diumumkan kemudian. Pada saat yang sama, saya ingin menekankan bahwa pemerintah sedang mengambil langkah-langkah untuk mengurangi dampak krisis energi global melalui inisiatif untuk mendukung masyarakat,” katanya dikutip dari FreeMalaysia Today, Jumat (3/4/2026).
Untuk pegawai di sektor swasta, dia menyarankan pengaturan kerja dari rumah (WFH) bagi karyawan tertentu.
Anwar, yang juga menjabat sebagai menteri keuangan ini, menegaskan bahwa Kementerian Keuangan akan menghabiskan 4 miliar ringgit per bulan untuk menyerap lonjakan harga minyak mentah akibat penutupan Selat Hormuz.
“Ini bukan prestasi kecil,” katanya seraya menambahkan bahwa subsidi tersebut bertujuan untuk melindungi warga Malaysia.
Anwar mengatakan pemerintah sedang berupaya untuk memastikan keamanan pasokan energi Malaysia, termasuk dengan melakukan diversifikasi negara sumber impor minyak dan gas negara tersebut akibat dampak dari perang di Timur Tengah.
WFH Satu Hari dan Tiga Hari
PNS di Malaysia ditetapkan WFH sehari dalam seminggu.
Namun PNS yang tinggal lebih dari 8 km dari kantor mereka akan diizinkan untuk bekerja dari rumah selama tiga hari dalam seminggu.
Direktur Jenderal Pelayanan Publik Wan Ahmad Dahlan Abdul Aziz mengatakan bahwa hal ini hanya akan berlaku untuk pegawai negeri sipil yang bertugas di Kuala Lumpur, Putrajaya, Selangor, dan ibu kota negara bagian lainnya.
Bagaimana Cara Memantau PNS WFH?
PNS yang WFH diharuskan untuk masuk ke sistem pemantauan daring setiap jam.
Tujuannya untuk mencatat kehadiran mereka melalui fungsi geolokasi pada perangkat mereka di rumah.
Pegawai negeri sipil di Kedah, Kelantan, dan Terengganu akan diizinkan bekerja dari rumah mulai Senin hingga Rabu.
Pegawai negeri sipil lainnya akan diizinkan melakukannya mulai Selasa hingga Kamis.
Baca tanpa iklan