News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Top Rank

Perbandingan Mitra Dagang China vs Amerika: Siapa yang Jalin Kerja Sama Antar Negara Terbanyak?

Penulis: Tiara Shelavie
Editor: Ayu Miftakhul Husna
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

PERANG DAGANG - Ilustrasi bendera Amerika Serikat dan China dengan uang dolar di atasnya, diambil dari Pexels pada 11 April 2025. Siapa sebenarnya raksasa dagang dunia: China atau Amerika yang paling banyak menjadi mitra utama bagi negara-negara lain?

Ledakan komoditas pada era 2000-an hingga awal 2010-an semakin memperkuat posisi sentral China dalam ekonomi global.

Pada tahun 2012, China resmi menjadi ekonomi terbesar kedua di dunia sekaligus meningkatkan kesejahteraan banyak mitra dagangnya.

Permintaan besar China terhadap komoditas seperti bijih besi, kedelai, tembaga, dan minyak menguntungkan negara-negara kaya sumber daya alam di belahan bumi selatan.

Brasil, Iran, Nigeria, dan Rusia menjadi beberapa negara berkembang yang paling diuntungkan dari kenaikan harga komoditas tersebut.

Di sisi lain, sektor manufaktur China juga menjadi alternatif berbiaya rendah bagi perusahaan-perusahaan di Amerika Utara, Eropa Barat, dan Asia Timur.

Banyak pabrik memindahkan produksi ke China, sementara konsumen global menikmati harga barang yang lebih murah.

Pada tahun 2025, China telah menjadi mitra dagang dominan di sebagian besar wilayah Asia, Afrika, Amerika Selatan, dan Timur Tengah.

Seluruh ekonomi utama di Amerika Selatan, kecuali Kolombia dan Venezuela, kini lebih banyak berdagang dengan China dibandingkan AS.

Di Afrika, hanya Lesotho dan Eswatini yang masih lebih banyak berdagang dengan Amerika Serikat dibandingkan China.

Sementara itu, Amerika Serikat masih mempertahankan dominasi perdagangan di sebagian besar Amerika Utara.

Namun di kawasan Timur Tengah dan Indo-Pasifik, Israel menjadi satu-satunya ekonomi besar yang masih lebih banyak berdagang dengan AS dibandingkan dengan China.

Baca juga: KTT Beijing Berakhir Minim Sepakat, Tiongkok Bungkam Klaim Dagang Sepihak Donald Trump

Eropa sendiri masih terbagi dalam dua kubu.

Prancis, Jerman, Italia, dan Inggris tetap lebih banyak berdagang dengan Amerika Serikat, sedangkan negara-negara seperti Polandia dan Spanyol memperkuat hubungan dagang mereka dengan China.

Untuk Indonesia, data menunjukkan bahwa pada tahun 2000 Indonesia lebih banyak menjalin kerja sama perdagangan dengan AS.

Namun, pada tahun 2025, posisi tersebut bergeser dan Indonesia menjadi lebih condong ke China.

Halaman
123
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini