News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Iran Vs Amerika Memanas

Iran Tinjau Proposal Perdamaian AS, Trump Bersedia Menunggu Beberapa Hari Lagi

Penulis: Tiara Shelavie
Editor: Endra Kurniawan
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Netanyahu kini dilaporkan ingin mengunjungi Washington dalam beberapa minggu mendatang untuk bertemu Trump dan membahas masalah tersebut secara langsung.

Serangan yang Dibatalkan

Awal pekan ini, Trump mengumumkan bahwa ia menghentikan rencananya untuk menyerang Iran dalam operasi bernama Sledgehammer, mengutip NDTV.

Pembatalan rencana tersebut dilakukan atas permintaan sekutu di kawasan Teluk, termasuk Qatar, Arab Saudi, dan Uni Emirat Arab.

Dalam beberapa hari terakhir, para mediator Teluk telah menjalin komunikasi intensif dengan Gedung Putih dan negosiator Pakistan untuk menyusun kerangka kerja yang dapat mendorong kemajuan diplomasi.

Baca juga: Iran Tetapkan Zona Pengawasan untuk Kapal yang Lewati Selat Hormuz, Harus Dapat Izin dari Otoritas

Pakistan, Qatar, Arab Saudi, Turki, dan Mesir dilaporkan telah menyusun memorandum perdamaian yang direvisi dengan masukan dari mediator regional lainnya guna menjembatani perbedaan antara AS dan Iran.

Setidaknya dua pejabat Arab mengatakan kepada Axios bahwa Qatar baru-baru ini menyerahkan draf baru kepada AS dan Iran.

Sementara itu, Kementerian Luar Negeri Iran menyatakan bahwa pembicaraan dengan Washington masih berlangsung berdasarkan proposal 14 poin Iran.

Kementerian tersebut menambahkan bahwa agar pembicaraan berhasil, AS harus menghentikan pembajakan terhadap kapal-kapal Iran dan menyetujui pelepasan dana yang dibekukan, sementara Israel harus mengakhiri perang di Lebanon.

Namun, para negosiator dilaporkan masih khawatir terhadap ketidakpastian apakah Iran akan menyetujui draf baru tersebut atau justru mengubah posisinya secara signifikan.

(Tribunnews.com, Tiara Shelavie)

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini