Situasi tersebut mendorong harga minyak bergerak mendekati level tertinggi dalam lebih dari tiga bulan terakhir.
Pengamat menilai jika perang terus meluas, dampaknya tidak hanya dirasakan negara-negara di Timur Tengah, tetapi juga ekonomi global melalui lonjakan biaya transportasi, logistik, dan produksi industri.
Di banyak negara, kenaikan harga energi berpotensi memicu inflasi baru dan memperlambat pertumbuhan ekonomi dunia.
Hingga kini, dunia internasional masih memantau perkembangan konflik Israel-Iran dengan penuh kekhawatiran karena eskalasi perang dinilai dapat berkembang menjadi krisis energi global yang lebih besar.
(Tribunnews.com / Namira)
Baca tanpa iklan