Kontak kulit (skin to skin contact) - beberapa patogen dapat ditransfer melalui sentuhan, atau dengan berbagi barang pribadi, pakaian/benda, atau bahkan saat berjabat tangan atau mencium.
* Awas Serangga!
Kontak langsung dengan cairan tubuh - patogen dalam urin, air liur, darah, feses dapat ditularkan ke tubuh orang lain melalui lecet, luka, atau melalui selaput mata dan mulut. Serangga juga dapat menjadi media penyebar patogen.
Tetap waspada
Cara terbaik untuk mengontrol dan mencegah penularan infeksi adalah dengan mulai berasumsi bahwa setiap orang yang ada di dekat Anda berpotensi menularkan penyakit. Ini lebih baik ketimbang Anda berangapan sebaliknya, dan berasumsi bahwa semua orang steril.
Kenapa perlu berasumsi demikian? Pasalnya, tidak ada orang yang benar-benar dapat memastikan bahwa semua rekan kerja mereka memiliki praktek higienis yang ketat. Anda juga tidak akan pernah tahu bila salah satu rekan Anda sakit atau berada pada tahap awal perkembangan penyakit yang sering tidak menimbulkan gejala, tetapi bisa menularkan penyakit. (Asep Chandra/berbagai sumber)
Baca Artikel Menarik Sebelumnya
Baca tanpa iklan