- Suasana hati yang tertekan, seperti perasaan sedih, kosong, putus asa atau menangis (pada anak-anak dan remaja, suasana hati yang tertekan dapat muncul sebagai lekas marah)
- Kehilangan minat yang nyata atau tidak merasakan kesenangan dalam semua atau hampir semua aktivitas.
- Penurunan berat badan yang signifikan saat tidak berdiet, penambahan berat badan, atau penurunan atau peningkatan nafsu makan (pada anak-anak, kegagalan untuk menambah berat badan seperti yang diharapkan dapat menjadi tanda depresi)
- Insomnia atau terlalu banyak tidur
- Kegelisahan atau perilaku yang melambat
- Kelelahan atau kehilangan energi
- Perasaan tidak berharga atau rasa bersalah yang berlebihan atau tidak pantas
- Penurunan kemampuan untuk berpikir atau berkonsentrasi, atau keragu-raguan
- Memikirkan, merencanakan, atau mencoba bunuh diri
Baca juga: Bagaimana Bedakan Perubahan Mood Biasa dengan Bipolar? Ini Penjelasan Dokter Jiwa
Penyebab Bipolar
Penyebab pasti gangguan bipolar tidak diketahui, tetapi beberapa faktor mungkin bisa berpengaruh, seperti:
- Faktor biologis
Orang dengan gangguan bipolar tampaknya memiliki perubahan fisik di otak mereka.
Pentingnya perubahan ini masih belum pasti tetapi pada akhirnya dapat membantu menentukan penyebab.
- Faktor Genetik
Gangguan ini biasanya diturunkan dari ayah atau ibu ke anaknya.
Hingga saat ini, para peneliti sedang mencoba untuk menemukan gen yang mungkin terlibat dalam munculnya gangguan bipolar.
Baca tanpa iklan