News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Cedera Lutut pada Atlet Basket, Dokter Ortopedi Ungkap Penanganan dan Pemulihan

Penulis: Aisyah Nursyamsi
Editor: Willem Jonata
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

ILUSTRASI.

Selama masa pemulihan, fisioterapi memberikan manfaat besar, mulai dari mengurangi nyeri, meningkatkan kekuatan otot, hingga memperluas gerak sendi. 

Beberapa terapi seperti TENS (Transcutaneous Electrical Nerve Stimulation) dan cryotherapy juga efektif meredakan nyeri serta bengkak.

Latihan penguatan otot quadriceps, hamstring, dan gluteal bisa dilakukan secara bertahap dengan berbagai metode seperti isometrik, isokinetik, dan strengthening. 

Bagi pegiat basket, hal ini penting agar lutut kembali stabil sekaligus mencegah cedera berulang.

Tak hanya bagi pasien cedera, recovery session dengan fisioterapi juga bermanfaat bagi atlet yang baru selesai bertanding. 

Hal ini membantu tubuh kembali segar dan terhindar dari risiko cedera di masa depan.

Pencegahan: Kunci Utama Kesehatan Lutut

Selain penanganan medis, pencegahan tetap menjadi hal paling penting. 

Pemanasan sebelum bermain, pendinginan setelah bertanding, serta penggunaan brace pada lutut dapat melindungi persendian dari tekanan berlebihan.

Pemanasan membantu melancarkan aliran darah, meningkatkan metabolisme otot dan sendi, serta mempersiapkan tubuh menghadapi intensitas permainan. 

Sedangkan pendinginan memberi kesempatan tubuh untuk menyesuaikan diri dan mengurangi risiko cedera otot.

Cedera lutut memang menakutkan, terutama bagi atlet yang bergantung pada performa fisik. 

Namun, dengan diagnosis tepat, pilihan penanganan modern seperti arthroscopy, serta disiplin dalam menjalani pemulihan dan pencegahan, pemain basket tetap bisa kembali ke lapangan dengan lebih aman dan percaya diri.

(Tribunnews.com/ Aisyah Nursyamsi)

 

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini