“Program ini tidak hanya menyoroti aspek gizi, tetapi juga stimulasi, vaksinasi, dan pola asuh—semuanya terangkum dalam 12 kelas yang tersedia,” jelasnya.
Pandangan serupa disampaikan oleh Sekretaris II PP IDAI, dr. Ade Djanwari Pasaribu, Sp.A, yang menilai bahwa pendekatan digital dapat memperluas jangkauan edukasi berbasis bukti ilmiah.
Menurut dr. Ade, orangtua yang memiliki literasi kesehatan yang baik akan lebih mampu mencegah berbagai masalah tumbuh kembang, termasuk stunting.
Baca tanpa iklan