News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Tutup 2025, Pakar Kesehatan Peringatkan Alarm Serius untuk Siap Hadapi Krisis Berikutnya

Penulis: Aisyah Nursyamsi
Editor: Anita K Wardhani
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Epidemiolog Universitas Griffith Australia Dicky Budiman

Artinya, perilaku kesehatan masih reaktif, bukan berbasis kesadaran risiko jangka panjang.

Masalah lain yang mencuat sepanjang 2025 adalah literasi kesehatan yang rapuh. 

Informasi kesehatan memang semakin cepat beredar, tetapi tidak selalu semakin benar. Di ruang digital, suara influencer kerap lebih dipercaya dibanding tenaga kesehatan atau otoritas ilmiah.

Kondisi ini, menurut Dicky, justru memperbesar kerentanan masyarakat. 

Akses informasi tanpa kemampuan memilah dan memahami risiko berpotensi merusak ketahanan kesehatan itu sendiri.

Selain itu, kesehatan masih kerap dipandang sebagai urusan pribadi. 

Banyak orang memaknainya sebatas diet, olahraga, atau konsumsi obat, tanpa melihat faktor lingkungan, pekerjaan, sistem transportasi, hingga kebijakan publik sebagai penentu utama kesehatan.

Rendahnya kesadaran terhadap faktor sosial penentu kesehatan ini menjadi catatan penting Indonesia di 2025. 

Padahal, kesehatan bersifat kolektif dan saling terhubung antarindividu dan sistem.

Dari sisi pemerintah, Dicky menilai sistem kesehatan nasional masih terlalu bertumpu pada pendekatan kuratif. 

Meski istilah promotif dan preventif sering diucapkan, fokus anggaran dan kebijakan masih dominan pada rumah sakit, pengadaan alat kesehatan, dan pembiayaan pengobatan.

Investasi pencegahan, yang secara ekonomi jauh lebih murah dibanding biaya krisis, belum menjadi arus utama kebijakan. 

Di saat yang sama, kesiapsiagaan kesehatan masih berjalan terpisah-pisah. 

Data kesehatan belum terintegrasi lintas sektor, dan respon bencana kesehatan kerap berdiri sendiri tanpa keterkaitan dengan aspek lingkungan, sosial, dan ekonomi.

Padahal, pendekatan One Health dan Planetary Health sudah lama direkomendasikan secara global sebagai fondasi ketahanan kesehatan jangka panjang.

Halaman
123
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini