TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Perdebatan sengit seputar keamanan obat herbal instan yang populer di pasaran kembali terjadi di dunia maya.
Kali ini, pemicunya adalah kandungan eugenol yang terdapat dalam produk obat untuk mengusir masuk angin.
Eugenol adalah senyawa fenolik alami, komponen utama minyak cengkeh, yang memiliki aroma kuat dan sifat antibakteri, antijamur, antioksidan, serta analgesik (antinyeri).
Baca juga: 4 Manfaat Kerokan untuk Kesehatan, Tak Hanya Mengobati Masuk Angin Saja
Umumnya digunakan dalam kedokteran gigi untuk meredakan sakit gigi dan tambalan sementara (zinc oxide-eugenol), serta dalam produk topikal untuk nyeri sendi, penyegar mulut, dan bahan pewangi industri.
Saling mendebat ini menjadi viral setelah diangkat oleh sebuah akun di platform X (sebelumnya Twitter) dan memicu pro-kontra dengan lebih dari 3,5 juta penayangan.
Semua bermula ketika akun X dengan nama pengguna @DS_yantie mengamplifikasi konten dari TikTok yang menyoroti kandungan daun cengkeh (eugenol) dalam obat herbal ternama.
Dalam cuitannya yang viral, ia menulis dengan nada peringatan keras.
"Nemu di TikTok! Hati-hati yang punya (sakit) gerd. Ternyata obat masuk angin terkenal itu mengandung daun cengkeh (eugenol) yang biasa digunakan untuk obat nyeri otot gosok, pemakaian luar. Pantes kadang bikin lambung rasanya kayak kebakar!" tulis @DS_yantie pada 17 Januari 2026 merujuk pada brand obat herbal instan ternama.
Cuitan tersebut langsung menyulut diskusi. Banyak netizen yang merasa keluhannya selama ini 'terjawab’.
Sensasi panas atau ‘terbakar’ di lambung yang mereka rasakan setelah mengonsumsi obat herbal tersebut ternyata dialami oleh beberapa netizen lain.
Salah satunya adalah pengguna TikTok @mukenxprvqo.
"Pernah juga kena gerd yang awalnya saya kira masuk angin, kemudian minum obat tolak masuk angin. Buset, rasanya kayak mau gak ada aja. Sekit sekali," tulisnya dalam sebuah video, menggambarkan rasa sakit luar biasa yang ia alami.
Namun, tidak semua netizen setuju dengan narasi bahaya tersebut.
Baca tanpa iklan